Luca Marini Belajar dari Pengalaman Antisipasi Cuaca Buruk MotoGP Indonesia 2026

Pembalap MotoGP Luca Marini optimis jalani seri Mandalika meski ada kemungkinan cuaca buruk.

oleh Deniz AkbarDiterbitkan 06 Oktober 2026, 23:44 WIB
Amanda Parikesit (kiri), Luca Marini (tengah), dan Harry Lloyd (kanan) dalam sesi jumpa fans Honda HRC Castrol, Selasa (6/10/26). (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Honda HRC Castrol Luca Marini percaya diri menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober mendatang. Meski ada kemungkinan cuaca tidak bersahabat, Marini mengaku sudah belajar dari pengalaman di GP Jepang kemarin.

"Saya sudah mengatakan bahwa semua persiapan berjalan sangat baik," tutur Luca Marini. "Kami sebagai pembalap sudah berkomunikasi dengan mekanik tentang persiapan dan performa berdasarkan hasil balapan yang sudah terlaksana," lanjutnya.

Sosok asal Italia tersebut memiliki rekor apik di MotoGP pada musim 2026. Bersama Honda HRC Castrol, ia selalu berhasil membawa pulang poin di setiap seri balapan. Marini kini berada di posisi ke-12 klasemen pembalap memasuki 6 balapan tersisa.

Iklim tropis khas Indonesia menjadi favorit Marini. Panas matahari mampu membuat ban lebih rekat dengan trek yang membuat balapan semakin sengit. Terlebih lagi, banyaknya tikungan cepat di Mandalika jadi alasan Marini menunggu momen balapan kali ini.

Kendati demikian, prediksi cuaca tidak selalu akurat. Pembalap berusia 29 tahun dan timnya mengaku sudah memiliki rencana berdasarkan pengalaman semisal harus melanjutkan balapan dalam kondisi hujan.


Cuaca Jadi Faktor Krusial

Luca Marini berbincang pada sesi jumpa fans Honda HRC Castrol, Selasa (6/10/26). (Istimewa)

Kepala Marketing dan Komunikasi HRC, Harry Lloyd menyebut bahwa cuaca sangat mempengaruhi situasi balapan, khususnya di MotoGP. Oleh karena itu, baik tim maupun pembalap harus bisa berkomunikasi dengan cepat dan tepat untuk menentukan penyesuaian motor.

"Kami juga akan melihat bagaimana cuaca di akhir pekan nanti," ujar Lloyd. "Tentu saja cuaca berperan sangat krusial. Jadi, hal seperti itu membuat kita harus berpikir lebih matang dan karena itulah persiapan menjadi faktor penting agar kita siap menghadapi segala kemungkinan," lanjutnya.


Salah Satu Sirkuit Favorit

Luca Marini #10 saat jalani balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika. (SONNY TUMBELAKA/AFP)

Sebagai seseorang yang menikmati balapan di cuaca terik, Luca Marini tanpa ragu menyebut Mandalika sebagai salah satu trek favoritnya. Kombinasi antara pemandangan indah dan tikungan cepat jadi alasan Marini tidak sabar menunggu balapan di akhir pekan.

"Mandalika adalah salah satu sirkuit yang saya sukai, terutama sektor 2, karena kita bisa melihat laut dan menikmati udaranya. Itu membuat pengalaman balap menjadi sangat luar biasa," ujar Marini.

"Saya juga merasa bisa tampil cepat di sini. Saya menyukai balapan dalam kondisi panas dan karakter tikungan seperti yang ada di Sirkuit Mandalika,” tambahnya.


Minta Fans Terus Mendukung

Sesi jumpa fans Luca Marini dan Honda HRC Castrol, Selasa (6/10/26). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Demi memaksimalkan poin di 6 balapan terakhir musim ini, Luca Marini berjanji akan berjuang ekstra keras di Mandalika. Pembalap yang menggunakan nomor 10 itu juga tak lupa meminta para fans untuk tetap menyemangatinya agar dirinya bersama Honda HRC Castrol mendulang kesuksesan.

"Untuk semua fans, saya harap kalian selalu menyemangati dan mendukung kami. Saya dan Honda akan mencoba meraih hasil terbaik di Mandalika. Kami ingin mendapatkan hasil terbaik sekaligus menikmati balapan,” pinta Marini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya