Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Turun Rp 10.000, Cek Rinciannya

Harga emas Antam melemah Rp 10.000 menjadi Rp 2.570.000 per gram pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Harga buyback juga turun.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 06 Oktober 2026, 09:40 WIB
Karyawati menunjukkan replika emas logam mulia di Butik Emas LM ANTAM, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Harga emas Antam hari ini melemah sebesar Rp 10.000 per gram.

Mengutip laman resmi logammulia.com, harga emas Antam hari ini ditetapkan sebesar Rp 2.570.000 per gram, melandai dari posisi perdagangan hari sebelumnya yang berada di angka Rp 2.580.000 per gram.

Tren penurunan tersebut sejalan dengan harga buyback (beli kembali) emas Antam. Hari ini, harga buyback turut melemah Rp 10.000 menjadi Rp 2.376.000 per gram.

Sebagai informasi, harga buyback merupakan nominal yang diterima pemilik emas ketika menjual kembali emas batangannya ke pihak Antam. Sementara itu, harga yang tercantum pada awal perdagangan merupakan harga patokan jual emas Antam kepada konsumen.

Pergerakan harga emas Antam sendiri bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika harga emas dunia serta kondisi pasar harian. Sebagai catatan, harga emas Antam pernah mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah (all-time high) pada Kamis (29/1/2026) di level Rp 3.168.000 per gram, dengan harga buyback yang sempat menembus Rp 2.989.000 per gram.

Rincian Harga Emas Antam Selasa (6/10/2026):

0,5 gram: Rp 1.335.000

1 gram: Rp 2.570.000

2 gram: Rp 5.090.000

3 gram: Rp 7.617.000

5 gram: Rp 12.665.000

10 gram: Rp 25.250.000

25 gram: Rp 62.960.000

50 gram: Rp 125.755.000

100 gram: Rp 251.360.000

250 gram: Rp 628.090.000 (pre-order)

500 gram: Rp 1.255.900.000 (pre-order)

1.000 gram: Rp 2.510.600.000 (pre-order)

Harga Emas Dunia Stabil

Ilustrasi harga emas dunia. (Gambar by AI)

Harga emas dunia relatif stabil pada penuutpan perdagangan Senin. Tekanan dari penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil US Treasury tertahan oleh berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan ini.

Mengutip CNBC, Selasa (6/10/2026), harga emas di pasar spot turun 0,2% menjadi US$ 4.133,59 per ons pada pukul 14.25 waktu Amerika Serikat. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun tipis 0,02% menjadi US$ 4.161,5 per ons.

“Kita bisa melihat penurunan jangka pendek (pada harga emas) sebelum pembeli masuk secara signifikan. Ini berkaitan dengan dolar yang terus menguat dan imbal hasil yang masih tinggi,” kata analis pasar di Forex.com, Fawad Razaqzada.

Indeks dolar AS menguat sehingga membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Imbal hasil US Treasury 10 tahun juga berada di dekat level tertinggi dalam hampir dua dekade.

Razaqzada mengatakan data ekonomi AS dalam beberapa hari terakhir sebagian besar berada di bawah ekspektasi pasar. Kondisi tersebut membuat taruhan terhadap kenaikan suku bunga The Fed berkurang.

Cetak Rekor Baru di 2027

Ilustrasi harga emas dunia. (Gambar by AI)

Ekspektasi The Fed menaikkan suku bunga pada Oktober menurun setelah pertumbuhan lapangan kerja AS pada September melambat lebih dari perkiraan. Data penggajian nonpertanian untuk dua bulan sebelumnya juga direvisi turun.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober hampir 24%, turun dari sekitar 70% pada pekan sebelumnya. Namun, berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada Desember masih berada di sekitar 86%.

Suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi minat terhadap emas karena aset tersebut tidak memberikan imbal hasil. Meski demikian, emas tetap diminati sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Investor kini menunggu risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) September yang akan dirilis pekan ini. Risalah tersebut diharapkan memberi petunjuk mengenai arah kebijakan moneter The Fed setelah menaikkan suku bunga bulan lalu untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

Metals Focus memperkirakan harga emas dapat mencetak rekor tertinggi baru pada 2027. Harga emas diprediksi rata-rata mencapai US$ 5.330 per ons tahun depan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya