Liputan6.com, Jakarta - Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) bakal mengerahkan sekitar 80.000 buruh untuk mengawal pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam KBPBI dijadwalkan memadati sejumlah titik krusial di Jakarta, mulai dari kawasan Patung Kuda hingga Semanggi, sejak aksi dimulai pukul 10.00 WIB.
Advertisement
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyatakan bahwa kaum buruh optimistis sekitar 90% tuntutan krusial mereka telah diakomodasi dalam draf final regulasi tersebut.
“Kami sangat optimistis 90% tuntutan krusial buruh diterima oleh DPR. Ini adalah hasil dari perjuangan bertahun-tahun, mengambil risiko, tegar berdiri, dan berani bertindak. Kemenangan ini bukan milik kelompok tertentu saja, melainkan kemenangan seluruh kaum buruh Indonesia,” tegas Andi Gani dalam konferensi pers di Kantor Sekretariat Bersama KBPBI, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026).
Andi Gani menjelaskan, capaian ini merupakan buah dari perjuangan konsisten melalui aksi massa, lobi strategis, serta diplomasi sengit dengan pimpinan dan fraksi-fraksi di DPR RI.
Beberapa poin krusial yang berhasil masuk dalam draf final antara lain penghapusan ketentuan skala industri menengah—yang sebelumnya dinilai berpotensi mengancam hak dasar pekerja—serta penguatan kepastian skema jaminan pesangon.
Siap Kawal Ketentuan Kesejahteraan
Ia menegaskan, buruh siap mengawal ketat ketentuan yang berkaitan dengan kesejahteraan dan hak dasar pekerja, meskipun tidak seluruh tuntutan terakomodasi secara sempurna.
“Perjuangan memang tidak pernah 100% sempurna. Namun ketika hal krusial yang menyangkut kesejahteraan dan hak dasar buruh sudah tersentuh, kami akan mempertahankannya habis-habisan,” tuturnya.
Usai RUU Perlindungan Ketenagakerjaan resmi diketok dalam paripurna, pimpinan serikat buruh bersama pimpinan DPR RI dijadwalkan keluar untuk menemui massa aksi di depan Gedung DPR RI.
Agenda tersebut akan dilanjutkan dengan penyampaian pernyataan sikap bersama serta aksi sujud syukur sebagai simbol apresiasi atas capaian perjuangan buruh.
Tak lupa, Andi Gani turut mengapresiasi jajaran pimpinan dan fraksi DPR RI yang dinilai telah mendengarkan aspirasi pekerja.
“Kami mengapresiasi pimpinan dan fraksi DPR RI yang berpihak pada buruh, serta berterima kasih kepada rekan-rekan media yang terus mengawal perjuangan ini,” pungkasnya.