IMF Kucurkan Rp 2,47 Triliun ke El Salvador Usai Abaikan Kriteria Bitcoin

IMF menilai El Salvador telah membuat kemajuan untuk melakukan reformasi sektor keuangan meski kriteria akumulasi bitcoin tak terpenuhi.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 05 Oktober 2026, 11:03 WIB
Bitcoin (Foto: Jievani Weerasinghe/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Dana Moneter Internasional atau the International Monetary Fund (IMF) menyetujui pencairan segera dana sekitar US$ 138 juta atau Rp 2,47 triliun (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.900) untuk El Salvador di bawah program pembiayaan negara itu bernilai US$ 1,4 miliar atau Rp 25,06 triliun. Pencairan itu dilakukan IMF meski terhadap beberapa kriteria kinerja yang tidak terpenuhi.

Mengutip Cointelegraph, Senin, (5/10/2026), Dewan Eksekutif IMF telah menyelesaikan tinjauan kedua dan ketiga terhadap kesepakatan Extended Fund Facility (EFF) berdurasi 40 bulan untuk El Salvador pada Kamis, sebagaimana dinyatakan dalam siaran persnya.

Meskipun kriteria kinerja tertentu tidak terpenuhi termasuk terkait akumulasi Bitcoin IMF ​​memberikan pengecualian (waiver) "berdasarkan langkah-langkah korektif yang kuat dan komitmen yang diperbarui."

Lembaga tersebut mencatat El Salvador telah membuat kemajuan dalam reformasi sektor keuangan, transparansi fiskal, reformasi anti-pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme (AML/CFT), serta pengalihan kepemilikan mayoritas dan kendali atas dompet Bitcoin pemerintah, Chivo, kepada operator swasta.

"Upaya akan terus dilakukan untuk mengurangi keterlibatan negara dalam aktivitas terkait Bitcoin, memperkuat regulasi dan tata kelola aset kripto, serta meningkatkan transparansi mengenai kepemilikan aset kripto sektor publik," ujar IMF.

"Tidak ada rencana akumulasi Bitcoin lebih lanjut di luar donasi yang telah tercatat,” IMF menambahkan.

Cointelegraph melaporkan pada 4 September El Salvador tidak menggunakan sumber daya publik untuk mengakumulasi Bitcoin setelah tinjauan pertama program pembiayaan IMF pada Juni 2025, menurut lembaga pemberi pinjaman tersebut.

 

Akumulasi Bitcoin dari Donasi Swasta

Ilustrasi bitcoin (Foto: Visual Stories/Unsplash)

IMF menyatakan dokumen yang diserahkan oleh otoritas El Salvador memverifikasi akumulasi tersebut berasal dari donasi swasta. Menurut lembaga tersebut, peningkatan kepemilikan El Salvador dengan demikian tidak mencerminkan pembelian Bitcoin tambahan yang dibiayai oleh sumber daya pemerintah.

IMF juga menyebutkan kepemilikan mayoritas dan kendali operasional dompet Chivo telah dialihkan kepada operator swasta, sementara pemerintah tetap memegang saham minoritas dan tanggung jawab penyimpanan (custodial).

Penjelasan ini menjawab pertanyaan mengenai bagaimana kepemilikan El Salvador bertambah setelah tinjauan pertama, saat negara tersebut menyatakan pada November 2025 bahwa mereka telah mengakuisisi 1.090 BTC senilai US$ 100 juta atau Rp 1,79 triliun yang sempat memicu kembali pertanyaan mengenai kepatuhan terhadap program IMF senilai US$ 1,4 miliar tersebut.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya