WGM Laysa Latifah Hadir di Kejurda Catur Jakarta 2026, Jadi Pelecut Motivasi Atlet Muda

Laysa Latifah baru saja menjadi WGM di Olimpiade Catur 2026. Pecatur wanita ini dihadirkan jadi bintang utama di Kejurda Catur Jakarta 2026.

oleh ThomasDiterbitkan 04 Oktober 2026, 06:20 WIB
WGM Laysa Latifah Hadir di Kejurda Catur Jakarta 2026

Liputan6.com, Jakarta - Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) hingga Minggu (4/10/2026).

Ajang tersebut menjadi momentum penting bagi pembinaan atlet catur Ibu Kota. Terlebih, pembukaan Kejurda turut dihadiri Women Grandmaster (WGM) terbaru Indonesia, Laysa Latifah.

Laysa menjadi salah satu sosok yang mendapat perhatian besar setelah sukses meraih gelar WGM pada Olimpiade Catur 2026 di Uzbekistan bulan lalu. Prestasi tersebut membuat mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu menjadi inspirasi bagi para pecatur muda DKI Jakarta.

Ketua Percasi DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, sengaja menghadirkan Laysa dalam pembukaan Kejurda untuk memberikan motivasi kepada ratusan peserta. Ia berharap pencapaian Laysa dapat memacu atlet-atlet muda Jakarta untuk mengikuti jejaknya dan meraih titel Grandmaster.

Tak hanya itu, Kenneth juga memberikan apresiasi khusus kepada Laysa. Atas keberhasilannya meraih gelar WGM, Laysa mendapatkan bonus uang pembinaan sebesar Rp50 juta.

"Saya sangat berbahagia satu atlet dari DKI Jakarta baru saja mengikuti Olimpiade Catur di Uzbekistan, dan langsung meraih gelar Woman Grandmaster (WGM). Saya ingin pamerkan ke seluruh peserta Kejurda ini supaya bisa menjadi motivasi ke depannya dan saya akan berikan hadiah pembinaan Rp50 juta," ujar Kenneth dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).


Target 4 Grandmaster Baru dari Jakarta

Kenneth menegaskan, pemberian bonus tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi. Ia ingin menjadikan keberhasilan Laysa sebagai pemantik semangat bagi pecatur Jakarta lainnya.

Terlebih, dirinya pernah berkomitmen kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk membantu melahirkan empat titel Grandmaster dari Jakarta.

"Saya pernah berjanji kepada Pak Gubernur Pramono Anung saat pelantikan pengurus Percasi DKI Jakarta lalu, untuk bisa melahirkan 4 titel GM (Grandmaster) dari Jakarta. Sekarang sudah tercapai satu, semoga yang lain bisa termotivasi untuk menyusul Laysa," papar Kenneth.

Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 sendiri diikuti 420 pecatur dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp100 juta.

Lanjut Baca:

Selain menjadi agenda pembinaan rutin, Kejurda juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang akan memperkuat DKI Jakarta pada Kejurnas Catur ke-51 Tahun 2026 di Banten, 23-29 Oktober mendatang. Kenneth berharap para atlet yang lolos seleksi benar-benar memenuhi persyaratan untuk memperkuat kontingen DKI Jakarta. "Tentunya ajang Kejurda ini merupakan agenda kejuaraan rutin. Arah ke depannya memang untuk menuju Kejurnas Catur yang akan berlangsung pada akhir bulan ini. Pemenangnya akan mendapat tiket untuk mengikuti Kejurnas Catur 2026 yang akan berlangsung di Banten nanti," kata Kenneth. "Tapi harapan saya atlet yang lolos seleksi nanti harus yang memiliki KTP DKI Jakarta atau yang berdomisili di Jakarta," sambungnya. Ia juga berharap Kejurda mampu melahirkan talenta-talenta baru yang nantinya tidak hanya berprestasi di level nasional, tetapi juga mampu membawa nama Jakarta ke panggung internasional. "Semoga dari Kejurda ini kita bisa menemukan calon-calon juara yang kelak bisa mengharumkan nama DKI Jakarta di Kejurnas dan bahkan membawa nama Jakarta ke panggung lebih tinggi lagi," pungkas Kenneth.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya