Kroasia Catat Kekalahan Terburuk dalam Sejarah usai Dihajar Inggris 0-7

Kroasia menelan kekalahan terburuk dalam sejarah setelah dihajar Inggris 0-7. Slaven Bilic menyebut timnya mengalami blackout kolektif.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 04 Oktober 2026, 06:57 WIB
Para pemain Kroasia berpose sebelum pertandingan UEFA Nations League melawan Inggris di Rijeka, Kroasia, Sabtu (3/10/2026) malam WIB. (AP Photo/Darko Bandic)

Liputan6.com, Jakarta - Kroasia menelan kekalahan terbesar sepanjang sejarah setelah takluk 0-7 dari Inggris di Rijeka, Sabtu (3/10/2026). Hasil tersebut menjadi rekor buruk bagi Kroasia sejak mereka berdiri sebagai negara merdeka pada 1991.

Harry Kane dan Bukayo Saka menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Kroasia dengan masing-masing mencetak dua gol. Tiga gol lainnya disumbangkan Anthony Gordon, Jude Bellingham, dan Morgan Rogers dalam laga UEFA Nations League tersebut.

Kekalahan telak itu terasa semakin berat karena Kroasia sebelumnya juga tumbang 1-4 dari Spanyol pada Selasa. Dalam tiga pertandingan terakhir, mereka telah kebobolan 12 gol.

Hasil melawan Inggris juga menjadi kontras dengan pencapaian Kroasia saat menyingkirkan The Three Lions pada semifinal Piala Dunia 2018. Luka Modric masih dipercaya tampil sejak awal, tetapi kapten Kroasia tersebut tidak mampu membantu timnya terhindar dari hasil memalukan.


Slaven Bilic Sebut Kroasia Alami Blackout Kolektif

Pemain Kroasia Josko Gvardiol menghalau bola di depan pemain Inggris Alex Scott dalam pertandingan UEFA Nations League di Rijeka, Kroasia, Sabtu (3/10/2026) malam WIB. (AP Photo/Darko Bandic)

Slaven Bilic mengakui Kroasia memang memiliki sejumlah persoalan sejak dirinya mengambil alih tim pada musim panas. Namun, sang pelatih tidak ingin menunjuk satu faktor tertentu sebagai penyebab kekalahan telak tersebut dan memilih menyebutnya sebagai kegagalan kolektif.

Bilic juga mengambil tanggung jawab atas kondisi yang dialami Kroasia. Ia menilai performa timnya pada pertandingan tersebut berada di luar batas yang seharusnya mereka tunjukkan.

"Sejak mengambil alih tim pada musim panas ini, memang ada sejumlah masalah, itu pasti. Namun, tanggung jawab ada pada saya. Mencoba mencari penyebab secara spesifik, mengatakan ini terjadi karena hal tersebut sementara yang lainnya baik-baik saja, tidak. Ini murni blackout kolektif," kata Bilic.


Bilic Ikut Terpukul dengan Kekalahan Kroasia

Pemain Inggris Bukayo Saka dan Harry Kane merayakan gol dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Kroasia di Rijeka, Kroasia, Sabtu (3/10/2026) malam WIB. (AP Photo/Darko Bandic)

Kekalahan dari Inggris membuat Bilic tidak mampu melihat banyak hal positif dari penampilan timnya. Ia juga memahami kekecewaan yang dirasakan pemain, suporter, dan seluruh pihak yang berkaitan dengan Kroasia.

Pelatih tersebut mengaku baru berbicara dengan para pemain setelah pertandingan. Menurutnya, tidak ada pihak yang lebih terpukul atas hasil tersebut dibandingkan mereka yang berada di dalam tim.

"Sulit untuk mengatakan sesuatu yang masuk akal atau positif setelah pertandingan seperti ini. Saya pikir kami kecewa, saya kecewa, dan kami semua menyesal. Saya merasa kasihan kepada anak-anak yang berada di sana, saya merasa kasihan kepada para penggemar, kepada kami, dan kepada para pemain," ujar Bilic.

"Percayalah, saya baru saja berbicara dengan para pemain. Percayalah, tidak ada yang lebih terpukul dengan ini daripada kami. Inilah yang terjadi, kami harus menerimanya," tegas Bilic.

Sumber: ESPN

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya