Rekam Jejak Budi Gunawan: Dari Wakapolri, Kepala BIN hingga Wantimpres

Sebelum menjadi anggota Wantimpres, pensiunan jenderal bintang empat itu memiliki pengalaman panjang.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiterbitkan 02 Oktober 2026, 16:18 WIB
Budi Gunawan Dilantik jadi Wantimpres

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jumat (2/10/2026). 

Sebelum menjadi anggota Wantimpres, pensiunan jenderal bintang empat itu memiliki pengalaman panjang, baik selama berdinas di kepolisian maupun saat menduduki sejumlah jabatan sipil.

Budi Gunawan lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 11 Desember 1959. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1983 dan pernah meraih penghargaan Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik.

Pria yang akrab disapa BG itu kemudian meniti karier di kepolisian. Saat berpangkat Komisaris Besar Polisi, Budi Gunawan pernah menjadi ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 2001-2004.

Budi Gunawan kemudian menjabat Kepala Biro Pembinaan Karyawan Mabes Polri pada 2004-2006. Ia selanjutnya dipercaya menjadi Kepala Sekolah Lanjutan Perwira (Selapa) Polri pada 2006-2008.

Pada 2008-2009, Budi Gunawan menjabat Kapolda Jambi. Setelah itu, ia dipromosikan menjadi Inspektur Jenderal dan dipercaya sebagai Kepala Divisi Pembinaan Hukum Polri pada 2009-2010.

Kariernya berlanjut sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri pada 2010-2012. Budi Gunawan kemudian dipercaya menjadi Kapolda Bali pada 2012 sebelum menjabat Kepala Lembaga Pendidikan Polri.

Pada 2015, Budi Gunawan ditunjuk sebagai Wakapolri. Ia mendampingi Jenderal Badrodin Haiti sebagai Kapolri pada 2015-2016 dan kemudian Jenderal Tito Karnavian pada 2016.

 

Wakapolri, Kepala BIN hingga Menko Polkam

Budi Gunawan pernah diajukan Presiden Joko Widodo sebagai calon Kapolri pada 2015. Namun, pencalonannya menjadi polemik setelah KPK menetapkannya sebagai tersangka dugaan korupsi.

Jokowi kemudian memutuskan tidak melanjutkan pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri. Dalam proses hukum selanjutnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan praperadilan Budi Gunawan dan menyatakan penetapan tersangkanya tidak sah.

Budi Gunawan kemudian melanjutkan kariernya di pemerintahan. Pada September 2016, Jokowi menunjuknya sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Ia menjabat posisi tersebut hingga 2024.

Setelah Prabowo Subianto terpilih sebagai Presiden, Budi Gunawan masuk Kabinet Merah Putih. Ia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan pada 21 Oktober 2024.

Budi Gunawan menjabat Menko Polkam hingga September 2025. Dalam reshuffle kabinet, Prabowo kemudian menggantinya dengan Djamari Chaniago.

Setelah sekitar satu tahun di luar kabinet, Budi Gunawan kini kembali mendapat posisi di pemerintahan. Prabowo melantiknya sebagai anggota Wantimpres pada Jumat (2/10/2026).

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya