Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) baru, Muhammad Sarmuji resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Kamis (1/10/2026). Sekretaris Jenderal (Sekjen) dari partai Golkar ini, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK), yang sebelumnya menjabat sebagai Menperin.
Sebelum menjadi Menperin, ia juga menjabat sebagai anggota DPR Fraksi Parta Golkar.
Advertisement
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang disampaikan pada 21 Maret 2025 untuk periode 2024, Sarmuji memiliki harta sebesar Rp 14,93 miliar.
Rinciannya, adalah harta tanah dan bangunan sebesar Rp 10,46 miliar.
1. Harta Tanah dan Bangunan
Harta tanah dan bangunan itu tersebar di Kediri, Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur dan Jakarta Selatan.
Harta tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Sidoarjo, dan Kediri merupakan hasil sendiri.
2. Alat Transportasi dan Mesin
Sarmuji memiliki harta alat transportasi dan mesin sebesar Rp 6,20 miliar yang merupakan hasil sendiri.
Dalam rincian harta alat transportasi dan mesin itu, ia memiliki motor Honda Beat senilai Rp 1,42 miliar, mobil Toyota Innova mini tahun 2018 sebesar Rp 72,25 juta, mobil Toyota Innova Mini Bus tahun 2021 sebesar Rp 252,38 juta, mobil Honda Mini Bus Tahun 2022 senilai Rp 309,18 juta.
Selain transportasi darat, dirinya juga memiliki kapal laut atau perahu, Jeanita Kapal SPOB Tahun 2017 senilai Rp 5,56 miliar. Dan harta ini, menjadi yang terbesar untuk transportasi dan mesin miliknya.
3. Harta Bergerak Lainnya
Ia mencatat harta bergerak lainnya sebesar Rp 139,64 juta
4. Surat Berharga
Sarmuji memiliki surat berharga senilai Rp 537,34 miliar
5. Kas dan Setara Kas
Ia mengantongi kas dan setara kas Rp 3,23 miliar
6. Harta Lainnya
Ia tidak memiliki harta lainnya
Dengan demikian harta Sarmuji mencapai Rp 20,58 miliar.
Adapun ia memiliki hutang Rp 5,65 miliar. Dengan demikian, total harta Sarmuji mencapai Rp 14,93 miliar.