Liputan6.com, Jakarta - Seri Samsung Galaxy S27 dikabarkan akan hadir dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan pendahulunya, termasuk biaya untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan.
Sejumlah bocoran awal menyebutkan desain Galaxy S27 mengalami banyak perubahan, termasuk render CAD yang menampilkan modul kamera baru serta tampilan keseluruhan, meski rumor tersebut disertai isu kenaikan harga.
Advertisement
Berdasarkan laporan pembocor dari Korea Selatan, Lanzuk, melalui platform Naver, kenaikan seluruh jajaran Galaxy S27 diprediksi di kisaran USD 100 (sekitar Rp 1,7 jutaan) lebih mahal dari harga rilis generasi terdahulu.
Diwartakan 9to5Google, Kamis (1/10/2026), bocoran ini menyusul rumor harga awal yang disebut bisa mencapai USD 1.400 (sekitar Rp 25 jutaan).
Tidak hanya harga, Samsung dikabarkan menerapkan kenaikan lebih curam pada setiap varian kapasitas penyimpanan. Selisih harga antarvarian bisa jadi lebih melebar dari USD 200 (sekitar Rp 3,5 jutaan).
Meskipun demikian, unggahan tersebut belum memberikan rincian apakah lonjakan harga ini bersifat linier atau membuat biaya upgrade melonjak drastis.
Informasi bocoran bersumber dari Korea, yang mengindikasikan penyesuaian harga berlaku di pasar dalam negeri Samsung. Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan kenaikan serupa berimbas ke pasar global.
Spekulasi Harga
Sementara itu, laporan ini sempat memunculkan kontradiksi dengan bocoran sebelumnya yang menyebutkan kenaikan harga hanya diterapkan pada model Ultra dan model reguler tetap stabil.
Tampaknya perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut masih menimbang-nimbang kedua skenario sebelum menetapkan besaran harga pada setiap perangkat.
Keputusan ini diperlukan untuk memastikan keuntungan dari perangkat dengan memori NAND dan RAM LPDDR6. Laporan mengatakan komponen itu akan disematkan pada beberapa model tertentu.
Hingga menjelang peluncuran resmi yang dijadwalkan awal tahun depan, seluruh informasi ini masih sebatas spekulasi.