Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah warga di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, mengalami dampak kesehatan serius akibat ledakan uap gas yang bocor dari sebuah pabrik susu pada Senin (28/9/2026) lalu. Beberapa warga harus mendapat penanganan medis.
Empat warga masih dalam perawatan. Sementara puluhan lainnya sudah kembali pulih dan dapat melakukan aktivitasnya dengan normal.
Advertisement
Liputan6.com sempat menemui warga yang terpapar gas amonia. Heni (58) menceritakan detik-detik kejadian hari itu. Mulanya dia panik saat mendapatkan informasi warga bahwa rumahnya telah dikepung asap.
"Saya sempet dicegat sama beberapa warga, katanya enggak boleh pulang. Dia bilang, rumah kamu itu banyak asap. Saya kan bingung ya, saya pikir kebakaran, tapi ternyata ada kejadian di pabrik susu itu," kata Heni saat ditemui Liputan6.com di kediamannya, Rabu (30/09/26).
“Sampe sore juga setelah saya di rumah itu masih ada bau. Masih belum hilang."
Efek Hirup Gas Amonia
Meski tidak menyaksikan saat peristiwa ledakan terjadi, Heni tetap merasakan dampak signifikan pada keesokan harinya.
“Besoknya itu, hari selasa pas waktu jemput sekolah, tiba-tiba ya badan saya lemes dan sesak napas,” kata Heni.
Heni meyakini kondisi tersebut karena menghirup uap kebocoran gas yang masuk ke dalam rumahnya.
“Saya di jalan sesak napas, keringet bercucuran itu nggak berhenti-henti, nyampe bergerak pun rasanya nggak bisa,” ujar Heni.
Beruntung kondisi tersebut tak berlangsung lama. Setelah ditangani puskesmas setempat, Heni mulai membaik. Usai diperiksa lebih lanjut, dokter memberikan beberapa arahan kepada Heni.
“Saya dikasih obat. Terus kata mereka kalau kena asap dari gas gitu, cuci muka tuh harus pakai air mengalir. Alhamdulillah sekarang udah sehat, aman,” tutur Heni.
Warga Trauma
Heni menjelaskan, dirinya juga mengalami kerugian material usai terpapar uap gas itu.
“Saya baru nanam tanaman 4 pot, itu langsung mati semuanya, nasi baru dimasak pun kuning dicium tuh bau, baju dan air juga sama terpapar, jadi saya harus bersihkan dan kuras lagi dua kali kerja,” ucap Heni.
Heni berharap kejadian itu tak terulang. Mengingat dirinya memiliki riwayat penyakit serius.
“Saya sampai sekarang agak was-was, takut ada ledakan lagi. Mudah-mudahan sih aman ya ke depannya, apalagi saya punya penyakit jantung dan sesak napas yang sering dikontrol tiap bulan, jadi saya tuh paling susah kalau kena asap-asap gitu,” pungkas Heni.