Liputan6.com, Jakarta - Yunani vs Belanda menjadi salah satu pertandingan menarik pada matchday 3 UEFA Nations League A 2026-27. Pertandingan di Toumba Stadium, Thessaloniki, Jumat (2/10/2026) pukul 01.45 WIB itu mempertemukan pemuncak klasemen dengan tim peringkat kedua Grup A2.
Yunani mengawali fase liga dengan sempurna setelah meraih dua kemenangan atas Serbia dan Jerman. Tim asuhan Ivan Jovanovic tersebut mengoleksi enam poin, sedangkan Belanda berada di posisi kedua dengan empat poin dari satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Advertisement
Pertemuan ini juga menjadi ujian penting bagi Belanda di bawah Xavi Hernandez. Oranje belum terkalahkan dalam dua pertandingan awal era pelatih asal Spanyol tersebut dan akan naik ke posisi puncak jika mampu membawa pulang kemenangan dari Thessaloniki.
Yunani Berbekal Modal Sempurna
Yunani sedang menikmati momentum positif setelah mengalahkan Serbia 2-1 pada laga pembuka sebelum menundukkan Jerman 1-0. Kemenangan atas Jerman terasa penting karena Yunani mampu mencuri tiga poin di markas lawan melalui gol Dimitris Kourbelis.
Hasil tersebut membuat Yunani memimpin Grup A2 dengan enam poin dari dua pertandingan. Mereka juga baru kebobolan satu gol sehingga lini pertahanan akan menjadi bagian penting untuk menghadapi serangan Belanda.
Ivan Jovanovic diperkirakan tidak melakukan perubahan besar terhadap tim yang membawa Yunani meraih dua kemenangan tersebut. Konsistensi komposisi pemain dapat menjadi modal untuk meredam Belanda yang memiliki kualitas individu lebih merata di lini depan.
Belanda Unggul Rekor Pertemuan
Belanda datang dengan catatan yang juga cukup meyakinkan. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Jerman sebelum menang 2-1 atas Serbia, membuat Oranje mengoleksi empat poin dari dua laga.
Xavi juga mendapatkan tambahan opsi di lini serang setelah Mexx Meerdink mencetak dua gol dalam kemenangan atas Serbia. Namun, Belanda kehilangan Cody Gakpo yang mengalami cedera pergelangan kaki dan Brian Brobbey yang juga harus menepi.
Secara historis, Belanda memiliki catatan dominan atas Yunani. Dari 11 pertemuan, Oranje meraih sembilan kemenangan, sementara Yunani hanya menang sekali dan satu laga lainnya berakhir imbang.
Prediksi Yunani vs Belanda
Yunani memiliki keuntungan bermain di Toumba Stadium dan sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan dua lawan kuat. Akan tetapi, Belanda memiliki pengalaman dan kedalaman skuad yang dapat menjadi pembeda dalam pertandingan dengan intensitas tinggi.
Absennya Gakpo memang mengurangi salah satu opsi utama Belanda di lini depan. Namun, performa Meerdink serta catatan pertemuan kedua tim membuat Oranje tetap memiliki peluang untuk mengendalikan pertandingan.
Yunani diprediksi akan bermain lebih rapat dan mengandalkan serangan balik. Belanda kemungkinan mengambil inisiatif sejak awal dengan menguasai bola dan mencari celah melalui sisi sayap.
Prediksi skor: Yunani 1-2 Belanda.