Perompak Somalia Bunuh 5 Awak Kapal Tanker Asal Pakistan dan Myanmar

Perompak Somalia membunuh lima awak kapal tanker MT Honour 25 sebelum pasukan keamanan berhasil merebut kembali kapal tersebut.

oleh Septian DenyDiterbitkan 30 September 2026, 18:30 WIB
Ilustrasi perompak Somalia. (Indian Navy)

Liputan6.com, Mogadishu - Lima awak kapal tanker MT Honour 25 berbendera Palau tewas dibunuh perompak Somalia sebelum pasukan keamanan berhasil merebut kembali kapal tersebut.

Dikutip dari Al Jazeera, Rabu (30/9/2026), insiden ini menjadi kematian pertama yang dilaporkan di tangan perompak Somalia dalam lebih dari satu dekade, di tengah kembali maraknya aksi pembajakan di perairan lepas pantai negara tersebut.

Insiden itu terjadi di tengah kembali maraknya aksi perompakan di lepas pantai Somalia yang oleh sejumlah pakar, antara lain, dikaitkan dengan dampak perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

MT Honour 25, yang menurut otoritas membawa 18.500 barel minyak, dibajak perompak di lepas pantai Somalia pada 21 April.

Kementerian Informasi Puntland, wilayah semiautonom Somalia, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa misi penyelamatan berhasil membebaskan kapal tersebut dan menangkap 16 orang yang diduga sebagai perompak.

"Sebelum operasi dimulai, para perompak di atas kapal membunuh lima awak," demikian pernyataan tersebut.

Tiga korban berasal dari Pakistan, satu dari Myanmar, dan satu dari India. Empat awak lainnya, yakni tiga warga Pakistan dan satu warga India, mengalami luka-luka.

Dalam unggahan di media sosial, Pasukan Polisi Maritim Puntland mengatakan kapal tersebut berada dalam kondisi "aman" dan telah berada di bawah kendali pemerintah. Upaya untuk menemukan pihak lain yang terlibat dalam pembajakan masih terus dilakukan.

Penyelamatan tersebut dilakukan setelah operasi lain pada pekan sebelumnya. Dalam operasi itu, polisi maritim membebaskan Sibu 1, sebuah kapal tanker yang dikenai sanksi Amerika Serikat dan dibajak perom

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya