Liputan6.com, Jakarta - Leader BTS yakni RM atau yang memiliki nama asli Kim Nam Joon, sudah lama diketahui memiliki ketertarikan dalam seni. Kali ini, ia tak hanya mengambil posisi sebagai penikmat, tapi ikut terlibat dalam sebuah pameran seni.
Dikutip dari Korea JoongAng Daily pada Rabu (30/9/2026), koleksi pribadi laki-laki berusia 32 tahun itu dipamerkan di Museum Seni Modern San Francisco (Sfmoma).
Advertisement
Pameran bertajuk “RM x SFMOMA: Between You and Me” ini akan diselenggarakan mulai 3 Oktober 2026 hingga 7 Februari tahun depan. RM memilih langsung kurang lebih 180 karya seni yang akan dipamerkan mulai Sabtu mendatang.
Di antara 180 karya seni yang dipamerkan itu menghadirkan nama para seniman kontemporer asal Korea yakni Yun Hyong-keun, Park Re-hyun, Chang Ucchin, serta karya-karya Kim Whanki, Nam June Paik, dan Mark Rothko dari koleksi Sfmoma.
Tak hanya itu, RM juga terjun langsung dalam memudahkan pengunjung museum dengan cara menyusun materi edukasi berupa teks penjelasan, rekaman pemandu audio dalam dua bahasa yaitu Korea dan Inggris, dan memilih musik yang akan diputar pada galeri.
Tawaran Datang Saat Masih Wamil
Diwartakan oleh SBS Star pada (20/9/2026), sudah 8 tahun RM mengumpulkan karya-karya seni itu. Tawaran dari Sfmoma untuk memamerkan karya seni pribadi RM ini sudah dikirim kepadanya sejak masih menjalani masa wamil. Tak hanya itu, dirinya menceritakan perasaan kagetnya.
“Dua tahun lalu saya dapat proposal dari Sfmoma saat saya sedang wajib militer. Sebelum mewujudkan tempat impian saya di masa depan, sepertinya akan menjadi pengalaman seru jika saya meminjam tempat sebesar itu yang juga punya reputasi baik. Tapi jujur tidak disangka saya harus menulis label karya seni hingga ratusan kali,” kata RM.
Curhatan RM BTS tentang Hubungan Emosinya dengan Seni
Di tengah kesibukannya di dua negara yakni Korea Selatan dan Amerika Serikat, RM seringkali merasa hilang arah. Menurutnya seni adalah salah satu yang membuatnya tenang.
“Kerja di dua negara, Amerika Serikat dan Korea sering membuat saya hilang arah. Rasanya gak nyaman. Tapi tiap kali itu terjadi, saya bisa bersandar ke kesenian. Seni dan musik itu menggunakan bahasa dan media yang berbeda, tapi sama-sama menyampaikan sesuatu,” ucapnya.
Donasikan 100 Juta Won ke Museum Korea
Lebih lanjut, RM dikabarkan oleh Korea JoongAng Daily pada (30/9/2026), telah memberi donasi sebesar 100 juta won atau senilai Rp1.323.203.000 kepada Museum Nasional Korea untuk membeli dan membeli koleksi barang bersejarah/relik peninggalan Korea.
“Saya senang bisa memberi dukungan kepada museum. Saya akan terus melanjutkan tugas saya untuk mempromosikan museum dan budaya Korea,” kata RM.