Liputan6.com, Jakarta - Musisi senior Addie MS mengungkap kisah saat dipercaya langsung menggarap album Sendiri milik penyanyi legendaris Chrisye. Kala itu, Addie sempat merasa ragu menerima tawaran tersebut karena sangat mengagumi karya Chrisye.
"Di tengah jalan Chrisye bilang sesuatu, 'Die, gue pengin lo bikin album gue.' Ya nggak mungkin lah, lo idola gue. Dia terus meyakinkan. Sampai akhirnya saya iyakan, tapi disclaimer dulu kalau nggak laku gue nggak tanggung. Akhirnya jadilah album Sendiri," ujar Addie MS saat ditemui di acara A Day Remember Tribute to Chrisye, kawasan Adityawarman, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).
Advertisement
Hadirkan Warna Berbeda Lewat Aransemen
Dalam prosesnya, Addie menghadirkan warna berbeda melalui aransemen minimalis yang mengandalkan vokal, piano, dan tiupan English horn. Konsep tersebut sempat membuat pihak label bertanya-tanya karena format seperti itu dinilai belum lazim untuk lagu pop pada masa tersebut.
"Begitu bikin aransemen, saat itu kan kalau bikin lagu pop formatnya bass, drum, piano. Nggak tahu kenapa lagu Sendiri saya maunya Chrisye dan piano. Terus saya masukkan English horn. Sampai begitu jadi, sama kakak Bu Acin, bilang kok belum selesai. Karena pada waktu itu format yang begitu enggak lazim. Padahal memang aku inginnya begitu. Pas keluar, siapa sangka bisa diterima dengan baik," katanya.
Ketidakpuasan pada Hasil Produksi
Meski lagu tersebut mendapat sambutan baik, Addie justru menyimpan ketidakpuasan terhadap hasil produksi. Saat itu, ia mengaku lebih fokus pada musik dan aransemen tanpa banyak memikirkan aspek tata suara dalam proses rekaman.
"Saat itu saya belum berpikiran sebagai sound engineer, fokus saya cuma musik, aransemen. Kalau sound saat itu masih ada senioritas. Jadi Sendiri itu masa di mana saya belum into sound. Begitu beredar saya dengar ada sesuatu yang ganjal," ucapnya.
Perasaan yang Tersimpan Puluhan Tahun
Menurut Addie, suara piano yang dimainkannya terdengar terlalu dominan sehingga mengganggu vokal Chrisye. Perasaan tersebut terus ia simpan selama puluhan tahun hingga muncul keinginan untuk memperbaiki hasil rekaman tersebut.
"Tapi tahun demi tahun sampai puluhan tahun, saya masih gatal. Saya nggak tahu, karena ini masalah selera. Buat saya piano saya itu yang mengiringi menurut saya kekerasan. Terlalu ganggu vokal. Saya merasa salah. Sejak itu saya cita-cita sebelum mati saya mau betulkan," jelasnya.
Proyek Penghormatan terhadap Chrisye
Keinginan tersebut kemudian diwujudkan melalui proyek penghormatan terhadap Chrisye. Dalam A Day Remember Tribute to Chrisye, karya-karya sang legenda kembali diangkat sekaligus diperkenalkan kepada generasi sekarang.
Rilis Ulang Lagu Ciptaan Guruh Soekarnoputra
Musica Studios turut merilis ulang lagu "Sendiri" ciptaan Guruh Soekarnoputra yang dipopulerkan Chrisye sejak 1984. Addie berharap versi terbaru tersebut dapat membuat lagu yang pernah populer pada masanya kembali dikenal oleh pendengar masa kini.
"Saya berharap dengan remake video Sendiri ini akan lebih memberikan kesempatan buat generasi sekarang untuk mengenal dan mencintai lagu ini sama halnya seperti dulu ketika lagi ini begitu populer di masanya," pungkas Addie MS.