Liputan6.com, Jakarta - Industri film Tanah Air menghadirkan drama komedi terbaru berjudul Conjurig yang mengangkat fenomena unik para cosplayer jalanan di Kota Bandung. Rumah produksi Global Borneo Entertainment bersama Bima Sakti Pictures dan Imagine akan merilis film tersebut secara serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 1 Oktober 2026.
Film ini mengambil inspirasi cerita dari Comjurig, wadah para seniman jalanan yang mengenakan kostum hantu di kawasan Alun-Alun dan Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat. Produser Ariza Darmawan menjelaskan, alasan utama mengangkat kehidupan para cosplayer tersebut ke layar bioskop.
Advertisement
"Selain ceritanya yang dekat dengan keseharian, kami juga ingin Conjurig jadi ruang buat talenta muda Bandung tampil berdampingan dengan aktor-aktor senior seperti Mathias Muchus, Joe P Project, dan Ferry Maryadi. Ini cara kami membawa wajah lokal Bandung ke layar lebar nasional," kata Muhammad Ariza Darmawan di CGV FX Sudirman, Jakarta, Senin (28/9/2026).
"Kalau untuk angkat cerita cosplay ini karena di Bandung banyak cosplay, terutama di wilayah Asia Afrika itu. Untuk kreativitas di Bandung itu sangat bagus banget. Kita ingin mengapresiasi itu," Ariza menyambung.
Cerita film ini menyajikan dinamika kehidupan para pelaku cosplay yang kerap luput dari perhatian. Terlebih lagi, dunia cosplayer di wilayah Bandung sudah sangat luas.
Pengalaman Personal Sang Sutradara
Sutradara Tubagus Deddy menuangkan pengalaman personal ketika melakukan riset langsung kehidupan para cosplayer di kawasan Braga. Ia menceritakan momen mengejutkan yang dialaminya saat hendak menggunakan toilet umum.
"Kesulitannya cosplay-nya banyak sekali. Jadi waktu itu saya di Braga ingin ke toilet, itu ada di belakang. Pas buka pintu ternyata muncul pocong, kaget. Ternyata dia orang Sukabumi dan menjadi pocong. Dia nggak cari duit tapi cari kepuasan. Ada juga yang menjadi Spiderman yang mencari uang," kenang Tubagus.
Dinamika Para Cosplayers
Beragam cerita tersebut kemudian dirangkum Tubagus Deddy menjadi gagasan yang mengangkat nilai kehidupan, termasuk alasan seseorang memilih menjadi cosplayer. Menurutnya, pengalaman para cosplayer memperlihatkan sisi kehidupan yang beragam, mulai dari mencari nafkah hingga menjadi bentuk pelarian.
"Jadi saya menangkap dinamika alasan mereka menjadi cosplay, ada kepuasan, pelarian, dan mencari nafkah. Tapi premis besarnya adalah kejujuran," tegas Tubagus Deddy.
Makna di Balik Topeng
Melalui kisah para cosplayer tersebut, Tubagus Deddy juga menyoroti perbedaan antara penampilan seseorang dengan sikap yang ditunjukkan di kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kostum dan topeng yang dikenakan para cosplayer justru tidak selalu menggambarkan ketidakjujuran.
"Cosplayer-cosplayer ini jujur soal apa yang mereka lakukan, mencari uang dengan cara yang mereka pilih sendiri. Justru banyak orang di luar sana yang nggak pakai topeng secara fisik, tapi malah menyembunyikan kejujuran mereka. Itu yang ingin Conjurig angkat," tutur sineas tersebut.
Film Conjurig dibintangi nama-nama seperti Dito Darmawan, Ferry Maryadi, Mathias Muchus, Shella Fernanda, Joe P Project, Trie Utami, Anyun Cadel, hingga Bucek Depp.