Liputan6.com, Jakarta - Bau menyengat mengantarkan Zaji (60) pada penemuan jasad pria tanpa identitas di semak-semak bawah jembatan Tol Bocimi KM 69, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/9/2026).
Jasad tersebut ditemukan saat Zaji hendak mencari rumput untuk pakan ternak. Lokasi penemuan berada di area semak yang relatif tertutup dan jarang dilalui warga.
Advertisement
Warga setempat, Murdani Deni mengatakan jasad pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh warga yang sedang mencari rumput. Kondisinya sudah membusuk sehingga sulit dikenali.
"Ditemukannya sama tukang mencari rumput, jam 9 pagi. Kondisinya sudah membusuk, sudah tujuh hari, sulit dikenali," kata warga setempat, Murdani Deni.
Murdani menduga jasad tersebut sengaja dibuang di lokasi karena berada cukup jauh dari permukiman warga. Ia mengatakan tidak ada aktivitas mencurigakan yang terlihat sebelumnya.
"Belum dikenal. Diduga-dugaannya dibuang di situ, karena jauh dari pemukiman warga," ujar Murdani.
Setelah menerima laporan warga, Kapolsek Nagrak IPTU Subit Sudrajat bersama jajaran gabungan Polsek Nagrak, Satreskrim, dan Tim Inafis Polres Sukabumi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Laporan berawal dari warga yang hendak mencari rumput dan mencium bau menyengat, lalu menemukan jasad terbungkus plastik dalam posisi tertelungkup," terang Kapolsek Nagrak IPTU Subit Sudrajat.
Olah TKP
Dari hasil olah TKP awal, polisi mendapati jasad tersebut berjenis kelamin laki-laki dan mengenakan kaus hitam. Jasad dalam kondisi terbungkus kain waring dan plastik dari bagian kepala hingga kaki.
"Pemeriksaan saksi-saksi di lokasi sudah dilakukan. Kondisi jasad terbungkus waring dan plastik dari kepala hingga kaki," jelas IPTU Subit Sudrajat.
Untuk kepentingan identifikasi dan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian, jasad kemudian dievakuasi oleh tim Dokpol Polres Sukabumi ke rumah sakit rujukan.
"Jenazah dievakuasi oleh tim Dokpol ke Rumah Sakit Kramat Jati guna proses identifikasi medis lanjutan serta autopsi," terang dia.