Mulai 1 Januari 2027, Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik

Pramono belum mengungkapkan besaran tarif baru yang akan diberlakukan.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 29 September 2026, 17:54 WIB
Bus Transjakarta saat melintasi jalur koridor I di Jakarta, Rabu (19/2/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027.

“1 Januari juga akan ada beberapa penyesuaian tarif harga untuk Transjakarta maupun Transjabodetabek,” kata Pramono dalam acara puncak peringatan Hari Perhubungan Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 di Jakarta Utara, Selasa (29/9/2026).

Meski begitu, Pramono belum mengungkapkan besaran tarif baru yang akan diberlakukan. Dia hanya memastikan penyesuaian tarif mulai berlaku pada 1 Januari 2027.

Pramono mengatakan tarif transportasi di Jakarta saat ini lebih murah dibandingkan daerah penyangga di kawasan megapolitan Jakarta. Dia menyebut tarif Transjakarta juga telah sekitar 20 tahun tidak mengalami penyesuaian.

“Karena di Jakarta ini dibandingkan dengan semua daerah yang ada di penyangga, di megapolitan Jakarta, tarifnya paling murah. Tarifnya paling murah. Bahkan sudah 20 tahun tidak pernah ada penyesuaian tarif,” jelas Pramono.

 

Golongan Warga Gratis Naik TransJakarta Ditambah

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan Pemprov DKI Jakarta selama ini memberikan subsidi terhadap tarif transportasi, termasuk kepada masyarakat yang dinilai mampu. Ke depan, subsidi bagi kelompok masyarakat tersebut akan dikurangi.

Penyesuaian tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan dilakukan bersamaan dengan perluasan penerima layanan transportasi gratis di Jakarta.

Jumlah golongan masyarakat yang mendapatkan layanan transportasi gratis akan ditambah dari sebelumnya 15 menjadi 21 golongan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya