Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Rp 2,619 Juta, UBS Rp 2,530 Juta

Harga emas Pegadaian hari ini, Selasa (29/9/2026), untuk Galeri24, Antam, dan UBS masing-masing Rp 2,506 juta, Rp 2,619 juta, dan Rp 2,530 juta.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 29 September 2026, 11:45 WIB
Pekerja merapikan emas di galeri 24 Pegadaian, Tangerang, Selasa (7/7/2020). Harga emas Pegadaian khusus batangan 1 gram cetakan Antam hari ini naik Rp 4.000 atau 0,42% ke level Rp 950.000/gram dari harga hari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang dijual melalui Pegadaian pada Selasa (29/9/2026) bervariasi berdasarkan merek dan ukuran.

Harga emas Galeri24 tercatat Rp 2.506.000 per gram, Antam Rp 2.619.000 per gram, sedangkan UBS Rp 2.530.000 per gram. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Pegadaian menyediakan emas dari tiga jenama, yakni Galeri24, Antam, dan UBS. Masing-masing produk tersedia dalam pilihan berat yang berbeda.

Emas Galeri24 tersedia mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS ditawarkan mulai 0,5 gram hingga 500 gram.

Adapun emas Antam yang tersedia melalui Pegadaian memiliki pilihan ukuran mulai 0,5 gram hingga 100 gram.

Berikut rincian harga emas Pegadaian untuk masing-masing produk pada Selasa (29/9/2026):

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.314.000
  • 1 gram: Rp 2.506.000
  • 2 gram: Rp 4.951.000
  • 5 gram: Rp 12.286.000
  • 10 gram: Rp 24.506.000
  • 25 gram: Rp 60.935.000
  • 50 gram: Rp 121.775.000
  • 100 gram: Rp 243.429.000
  • 250 gram: Rp 607.077.000
  • 500 gram: Rp 1.214.153.000
  • 1.000 gram: Rp 2.428.306.000

Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.361.000
  • 1 gram: Rp 2.619.000
  • 2 gram: Rp 5.177.000
  • 3 gram: Rp 7.740.000
  • 5 gram: Rp 12.866.000
  • 10 gram: Rp 25.675.000
  • 25 gram: Rp 64.059.000
  • 50 gram: Rp 128.038.000
  • 100 gram: Rp 255.996.000

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.368.000
  • 1 gram: Rp 2.530.000
  • 2 gram: Rp 5.021.000
  • 5 gram: Rp 12.406.000
  • 10 gram: Rp 24.681.000
  • 25 gram: Rp 61.582.000
  • 50 gram: Rp 122.912.000
  • 100 gram: Rp 245.727.000
  • 250 gram: Rp 614.136.000
  • 500 gram: Rp 1.226.830.000

Harga emas di Pegadaian tersebut merupakan harga pada saat data dikutip. Perubahan harga dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti pembaruan harga yang berlaku.

Harga Emas Dunia Jatuh

Ilustrasi harga emas dunia. (Gambar by AI)

Harga emas dunia turun tajam pada perdagangan Amerika Serikat (AS) Senin. Harga emas spot berada di sekitar US$ 4.131 per ounce, turun sekitar 3,8% dalam sehari.

Mengutip Kitco, Selasa (29/9/2026), tekanan terhadap harga emas terjadi setelah meningkatnya risiko di Selat Hormuz mendorong harga minyak, sekaligus mengangkat imbal hasil US Treasury. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve atau The Fed kembali menaikkan suku bunga.

Pasar kini memperkirakan peluang sekitar 70% untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober.

Imbal hasil US Treasury 10 tahun juga naik ke kisaran 5,23%, level tertinggi sejak 2007. Sementara itu, indeks dolar AS bertahan di sekitar 101,16.

Kenaikan imbal hasil obligasi AS menjadi tekanan bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil. Ketika imbal hasil aset berbasis dolar meningkat, biaya peluang memegang emas ikut naik.

Pergerakan harga emas selanjutnya akan dipengaruhi sejumlah data ekonomi AS, termasuk data lowongan pekerjaan, inflasi PCE, penggajian swasta, aktivitas manufaktur, dan laporan ketenagakerjaan.

Target Kenaikan Harga Emas

Ilustrasi harga emas dunia. (Gambar by AI)

Situasi di Selat Hormuz dan hubungan AS-Iran menjadi salah satu faktor geopolitik utama yang memengaruhi harga minyak dan secara tidak langsung menekan harga emas.

Harga minyak Brent sempat melonjak lebih dari US$ 4 per barel setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal Iran yang akan membuka kembali Selat Hormuz. Kenaikan harga minyak meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mendorong imbal hasil US Treasury lebih tinggi.

Bagi emas, tekanan tersebut lebih dominan dibandingkan permintaan aset safe haven akibat ketegangan geopolitik. Harga minyak yang lebih tinggi berpotensi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, sehingga meningkatkan biaya peluang memegang emas.

Secara teknikal, target kenaikan harga emas berikutnya berada di area US$ 4.199 hingga US$ 4.223 per ounce. Jika mampu menembus zona tersebut secara berkelanjutan, emas berpeluang menguji US$ 4.244 dan kemudian US$ 4.257.

Sebaliknya, target penurunan berikutnya berada di US$ 4.162, dengan support lebih dalam di US$ 4.152 dan US$ 4.128 per ounce.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya