Kasus Manchester City Bisa Jadi Pintu Real Madrid untuk Erling Haaland

Kasus hukum Manchester City bisa memengaruhi masa depan Erling Haaland

oleh Asad ArifinDiterbitkan 28 September 2026, 16:27 WIB
Penyerang Manchester City asal Norwegia, Erling Haaland (nomor punggung 9), memberikan tepuk tangan kepada para penggemar usai pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester City dan Coventry City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 5 September 2026. (PETER POWELL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Ketidakpastian yang menyelimuti Manchester City berpotensi membuka peluang baru di bursa transfer. Erling Haaland menjadi salah satu nama yang paling mungkin mendapat perhatian jika klub Inggris tersebut harus menghadapi sanksi berat.

Menurut MARCA, Real Madrid disebut dapat memanfaatkan situasi tersebut untuk menjajaki peluang merekrut penyerang asal Norwegia. Barcelona juga dikabarkan memantau perkembangan situasi City.

City menghadapi kasus terkait dugaan pelanggaran aturan keuangan Premier League yang dapat membawa konsekuensi besar. Jika hukuman akhirnya berdampak signifikan terhadap kekuatan kompetitif mereka, masa depan sejumlah pemain bintang pun berpotensi ikut menjadi sorotan.

Haaland berada di posisi terdepan dalam pembicaraan tersebut. Meski kontraknya bersama City masih panjang, situasi klub dapat menjadi faktor yang memengaruhi peta transfer pemain pada masa mendatang.


Haaland Jadi Nama Utama di Tengah Ketidakpastian City

Erling Haaland dari Manchester City melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Manchester, Inggris, Minggu, 13 September 2026. (Peter Byrne/PA via AP)

Manchester City telah dituduh melakukan 115 pelanggaran terhadap regulasi keuangan Premier League. Hukuman akhir akan ditentukan oleh komisi independen karena tidak terdapat ketentuan tetap mengenai pengurangan poin atau denda untuk setiap pelanggaran.

Ketidakpastian mengenai sanksi tersebut memunculkan pertanyaan tentang masa depan City. Hukuman berat di ranah olahraga dapat mengubah peta kekuatan klub dan membuka kemungkinan terjadinya eksodus pemain.

Haaland menjadi nama paling menonjol dalam potensi pergerakan tersebut. Profilnya sebagai salah satu penyerang top Eropa membuatnya berpotensi menjadi incaran klub-klub besar jika kondisi di Etihad berubah.

Meski kontraknya masih menyisakan delapan tahun, belum ada indikasi City sedang bersiap menjual Haaland. Karena itu, peluang transfer sang striker untuk saat ini masih bergantung pada perkembangan kasus yang dihadapi klub.


Real Madrid dan Barcelona Pantau Situasi

Erling Haaland dari Manchester City melakukan selebrasi setelah mencetak gol kelima dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Sunderland di Manchester, Inggris, Minggu, 20 September 2026. (Foto AP/Dave Thompson)

Real Madrid sudah lama dikaitkan dengan rencana mendatangkan penyerang kelas atas. Barcelona juga disebut sebagai salah satu klub yang terus memantau perkembangan situasi di Manchester City.

Selain Haaland, sejumlah pemain City turut disebut berpotensi menarik perhatian klub-klub besar. Josko Gvardiol, Ayyoub Bouaddi, Elliot Anderson, Enzo Fernandez, dan Rayan Cherki masuk dalam daftar nama yang dapat menjadi objek pemantauan Madrid maupun Barcelona.

Namun, transfer Haaland akan memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Durasi kontraknya memberikan posisi kuat bagi City, sementara kesepakatan apa pun kemungkinan membutuhkan biaya transfer dan paket finansial yang sangat besar.

Real Madrid juga harus mempertimbangkan posisi Haaland dalam rencana jangka panjang lini serang mereka. Jika sanksi City benar-benar mengubah posisi kompetitif klub, situasi tersebut dapat menciptakan dinamika baru dalam perburuan sang penyerang Norwegia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya