AC Milan Siap Lepas Fikayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek

AC Milan dilaporkan berencana melepas Fikayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek untuk menghemat hampir 10 juta euro dari beban gaji. Tomori berpeluang pergi pada Jan

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 26 September 2026, 16:22 WIB
Pemain Atalanta, Giacomo Raspadori (kiri), berebut bola dengan pemain AC Milan, Ruben Loftus-Cheek, dalam pertandingan Serie A di San Siro, Italia, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan dikabarkan berencana melepas dua pemain asal Inggris, Fikayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek, sebagai bagian dari upaya mengurangi beban pengeluaran klub. Keduanya tidak akan mendapatkan perpanjangan kontrak yang saat ini berlaku hingga Juni 2027.

Keputusan tersebut diambil setelah manajemen Rossoneri mempertimbangkan kondisi finansial skuad. Jika kedua pemain pergi sesuai rencana, AC Milan dapat menghapus beban gaji kotor mereka yang hampir mencapai 10 juta euro per musim.

Tomori berpeluang meninggalkan San Siro lebih cepat karena AC Milan terbuka untuk melepasnya pada bursa transfer Januari. Sementara itu, Loftus-Cheek diproyeksikan bertahan hingga musim panas sebelum mencari klub baru.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, rencana tersebut menjadi bagian dari penataan skuad AC Milan. Klub ingin mengurangi pengeluaran sekaligus memberikan ruang untuk mendatangkan pemain yang lebih sesuai dengan kebutuhan tim.


Loftus-Cheek Mulai Kehilangan Tempat

Bek Venezia asal Indonesia, Jay Idzes (4), mengawal pergerakan bintang AC Milan, Ruben Loftus-Cheek, dalam laga Serie A Liga Italia antara AC Milan dan Venezia di San Siro, Minggu (15/9/2024) dini hari WIB. (Spada/LaPresse via AP)

Loftus-Cheek masih dipertahankan setelah melewati bursa transfer musim panas yang cukup bergejolak. Namun, kesempatan bermain gelandang berusia 30 tahun itu mulai berkurang seiring lini tengah AC Milan kembali lebih stabil.

Pelatih Ruben Amorim sebelumnya menilai Loftus-Cheek memiliki sejumlah kualitas yang dibutuhkan tim. "Dia memiliki semuanya: kuat dalam duel udara, bagus dalam menghubungkan permainan dengan tim, tetapi dia perlu lebih terlibat dalam permainan," ujar Amorim.

Persaingan di lini tengah membuat Loftus-Cheek semakin sulit mendapatkan posisi utama. Ia hanya satu kali menjadi starter dalam empat pertandingan terakhir AC Milan, menunjukkan bahwa beberapa pemain lain kini lebih dipercaya untuk mengisi susunan utama.


Tomori Berpeluang Pergi pada Januari

Pemain Sassuolo, Armand Lauriente, (depan) berebut bola dengan pemain Milan, Fikayo Tomori, dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Sassuolo dan Milan di Reggio Emilia, Italia, Minggu, 3 Mei 2026. (Gianni Santandrea/LaPresse via AP)

Situasi Tomori lebih rumit karena bek tersebut sempat tidak masuk dalam rencana tim pada awal musim. Ia bahkan tidak mendapatkan nomor skuad sebelum akhirnya kembali terlibat setelah sejumlah rencana kepindahan pemain pada musim panas tidak terealisasi.

Tomori telah mencatatkan 214 penampilan untuk AC Milan dan menjadi bagian penting ketika klub meraih Scudetto pada musim 2021-22. Namun, bek berusia 28 tahun itu belum mendapatkan satu menit bermain pun bersama tim asuhan Amorim musim ini.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi Tomori untuk meninggalkan San Siro pada Januari. Jika transfer terealisasi, AC Milan juga dapat menghemat pembayaran gaji Tomori selama enam bulan terakhir kontraknya.

Sumber: Goal International


Persaingan Sengit di Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya