Liputan6.com, Jakarta - Barcelona mulai dihadapkan pada persoalan rotasi setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Gabriel Jesus untuk mendapatkan kesempatan lebih besar di lini depan Blaugrana.
Hansi Flick sejauh ini masih mengandalkan formula serangannya yang melibatkan Raphinha dan Lamine Yamal. Raphinha bahkan tampil produktif ketika dimainkan sebagai penyerang tengah dan kini telah mengoleksi 14 gol di semua kompetisi.
Advertisement
Namun, beban pertandingan berpotensi memaksa Flick melakukan perubahan setelah jeda internasional September 2026. Salah satu pemain yang bisa mendapat keuntungan dari situasi tersebut adalah Gabriel Jesus.
Menurut laporan SPORT, Jesus berpeluang menjadi starter untuk pertama kalinya bersama Barcelona saat menghadapi Getafe. Kesempatan tersebut bisa menjadi momentum penting bagi mantan penyerang Arsenal untuk menunjukkan kualitasnya.
Gabriel Jesus Bisa Gantikan Raphinha
Raphinha diperkirakan membutuhkan waktu istirahat setelah menjalani agenda internasional bersama Brasil. Tim Samba harus melakukan perjalanan jauh ke Australia dan India sehingga kondisi fisik sang winger menjadi perhatian staf pelatih Barcelona.
Situasi itu membuka ruang bagi Gabriel Jesus untuk mengisi posisi penyerang tengah. Pemain berusia 29 tahun tersebut tidak dipanggil Brasil sehingga dapat memanfaatkan jeda internasional untuk menjaga kebugaran sekaligus beradaptasi lebih jauh dengan Barcelona.
Jesus sejauh ini baru mengumpulkan 41 menit bermain bersama Barcelona. Meski kesempatan yang didapat masih terbatas, ia sudah menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol untuk Blaugrana.
Jika dipercaya tampil sejak menit awal melawan Getafe, Jesus memiliki kesempatan membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian penting dari rotasi lini depan Barcelona. Namun, tugas tersebut tidak akan mudah karena lawan memiliki catatan pertahanan yang cukup solid.
Persaingan Lini Depan Barcelona Makin Ketat
Getafe menjadi ujian tersendiri bagi Jesus apabila benar-benar dipercaya menjadi starter. Tim asuhan Jose Bordalas tersebut baru kebobolan tujuh gol dalam tujuh pertandingan, salah satu catatan pertahanan terbaik di kelompok bawah klasemen.
Karena itu, Jesus dituntut langsung menunjukkan efektivitas di depan gawang. Laga tersebut bisa menjadi tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana ia mampu memberikan alternatif ketika Raphinha membutuhkan istirahat.
Persaingan di lini depan Barcelona juga tidak hanya melibatkan Jesus. Hamza Abdelkarim menjadi pemain lain yang mengincar tempat di skuad utama setelah mendapatkan tempaan sebagai penyerang nomor sembilan selama pramusim.
Flick kini memiliki beberapa opsi untuk menjaga ketajaman lini depan tanpa terus bergantung pada pemain yang sama. Bagi Jesus, duel melawan Getafe menjadi peluang untuk mengubah status dari pemain pelapis menjadi kandidat starter Barcelona.
Sumber: Barca Universal