Harga Emas Pegadaian 25 September 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Sentuh Rp 2,5 Juta

Berikut daftar lengkap harga emas buatan Galeri24, Antam dan UBS di Pegadaian pada Jumat, (25/9/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 25 September 2026, 11:47 WIB
Calon pembeli mencoba cincin emas di Pegadaian, Jakarta. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas buatan Galeri24, Antam dan UBS beragam pada perdagangan Jumat, (25/9/2026) di Pegadaian. Di antara tiga produk logam mulia itu, harga emas Antam sendirian mencapai Rp 2,62 juta per gram.

Mengutip laman Pegadaian pada pukul 11.36 WIB, harga emas Galeri24 dibanderol Rp 2.545.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam ditetapkan Rp 2.629.000 per gram. Selain itu, harga emas UBS dipatok Rp 2.575.000 per gram.

Jika dibandingkan perdagangan kemarin, harga emas Galeri24 stabil di Rp 2.545.000 per gram. Sedangkan harga emas Antam turun Rp 16.000 dari sebelumnya Rp 2.645.000 per gram. Harga emas UBS justru mengalami kenaikan Rp 5.000 dari sebelumnya Rp 2.570.000.

Harga emas Pegadaian ini dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan harga emas.

Pegadaian menyediakan emas Galeri24 dengan pilihan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS tersedia mulai 0,5 gram hingga 500 gram.

Adapun emas Antam yang tersedia di Pegadaian memiliki pilihan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram.

Berikut rincian harga emas Pegadaian untuk produk Galeri24, Antam, dan UBS:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.336.000
  • 1 gram: Rp 2.545.000
  • 2 gram: Rp 5.030.000
  • 5 gram: Rp 12.482.000
  • 10 gram: Rp 24.897.000
  • 25 gram: Rp 61.907.000
  • 50 gram: Rp 123.717.000
  • 100 gram: Rp 247.312.000
  • 250 gram: Rp 616.759.000
  • 500 gram: Rp 1.233.517.000
  • 1.000 gram: Rp 2.467.034.000

 

Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.366.000
  • 1 gram: Rp 2.629.000
  • 2 gram: Rp 5.197.000
  • 3 gram: Rp 7.770.000
  • 5 gram: Rp 12.916.000
  • 10 gram: Rp 25.776.000
  • 25 gram: Rp 64.313.000
  • 50 gram: Rp 128.545.000
  • 100 gram: Rp 257.011.000

 

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.392.000
  • 1 gram: Rp 2.575.000
  • 2 gram: Rp 5.110.000
  • 5 gram: Rp 12.628.000
  • 10 gram: Rp 25.123.000
  • 25 gram: Rp 62.684.000
  • 50 gram: Rp 125.111.000
  • 100 gram: Rp 250.122.000
  • 250 gram: Rp 625.121.000
  • 500 gram: Rp 1.248.774.000.

Harga Emas Dunia

Ilustrasi harga emas dunia. (Gambar by AI)

Sebelumnya, harga emas melemah pada perdagangan Kamis, 24 September 2026 waktu setempat. Pergerakan harga emas dunia ini dipengaruhi rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) dan Purchasing Manager’s Index (PMI).

Mengutip Vietnam.vn, Jumat (25/9/2026), harga emas spot turun US$ 30 menjadi US$ 4.263 per ons. Kontrak berjangka emas untuk pengiriman November 2026 diperdagangkan di kisaran US$ 4.297 per ons.

Sementara itu, berdasarkan Departemen Tenaga Kerja S, jumlah klaim awal tunjangan pengangguran (yang disesuaikan secara musiman) turun menjadi 197.000, lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 201.000. Angka minggu lalu direvisi sedikit naik menjadi 198.000.

Inflasi yang persisten dan pasar tenaga kerja yang relatif kuat memperkuat harapan kalau the Federal Reserve (the Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter ketatnya, sehingga mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan nilai tukar dolar AS. Hal itu memberi tekanan ke harga emas.

 

Potensi Kenaikan Bunga The Fed

Harga emas dunia. (Ilustrasi by AI)

Sebelumnya, harga emas sempat tertekan setelah AS merilis data PMI September yang lebih baik dari perkiraan. Angka awal PMI gabungan (composite PMI) September naik menjadi 58,4 poin dari 56 poin pada Agustus, yang merupakan level tertinggi sejak Juli 2021. PMI manufaktur naik dari 53,9 menjadi 57 poin. Sementara itu, PMI jasa naik dari 56,5 menjadi 58,7 poin.

Dalam survei PMI tersebut, indeks biaya input naik menjadi 66,4 poin dari 59,9 poin pada bulan sebelumnya, level tertinggi sejak Oktober 2022. Perkembangan ini meningkatkan kekhawatiran akan inflasi dan memperkuat ekspektasi pasar kalau The Fed akan terus menaikkan suku bunga pada Oktober.

Pasar telah memperhitungkan probabilitas sebesar 70,9% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada Oktober, naik dari sekitar 53% sebelumnya.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) tenor 10 tahun sempat naik ke angka 5,106%, level tertinggi sejak tahun 2007. Imbal hasil obligasi tenor 2 tahun juga mendekati level 4,9%. Dolar AS menguat terhadap euro, poundsterling Inggris, yen Jepang, dan dolar Kanada (CAD), yang semakin menambah tekanan pada harga emas.

Harga minyak mentah Brent sempat melampaui US$ 103 per barel, sementara minyak mentah WTI diperdagangkan di kisaran US$ 92,6 per barel. Perkembangan situasi di Selat Hormuz dan ketegangan antara AS dan Iran memicu kekhawatiran pasar mengenai pasokan energi, terutama di tengah ketatnya pasokan bahan bakar diesel.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya