Jakarta Hybrid Race Layaknya Latihan Hyrox, Trainer 20FIT Tekankan Atlet Tak Lampaui Batas Fisik

Jakarta Hybrid Race akan kembali digelar oleh 20FIT Group sebagai program persiapan menuju Hyrox Singapura dan KL.

oleh Deniz AkbarDiterbitkan 24 September 2026, 23:30 WIB
Sesi konferensi pers Jakarta Hybrid Race di 20FIT Menteng Prada, Kamis (24/9/2026). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Liputan6.com, Jakarta - Jelang kembalinya ajang Jakarta Hybrid Race pada 7-8 November 2026 mendatang, trainer resmi dari 20FIT mengingatkan pentingnya mengetahui kondisi tubuh para atlet. Sebagai ajang persiapan, mereka diminta untuk tidak melampaui batas kemampuan diri agar terhindar dari cedera.

“Sekarang ini kita lagi fokus memastikan race flow-nya itu jelas dan aman untuk semua (peserta),” sebut Coach Rheza dari 20FIT. “Untuk safety-nya kita juga memastikan bagi peserta agar berjalan dengan aman,” lanjutnya.

Sebagai kompetisi yang menuntut kekuatan fisik dan mental, setiap pos di Jakarta Hybrid Race tentunya akan menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet. Terlebih, ajang ini dimaksudkan untuk mengukur kemampuan mereka jelang Hyrox Singapura dan Kuala Lumpur.

20FIT sendiri telah memberikan beberapa langkah preventif bagi para atlet dengan menyediakan trainer dan dokter yang siap membantu menentukan program latihan dan pemulihan. Jadwal Jakarta Hybrid Race sendiri diatur sedemikian rupa agar atlet tetap dapat tampil maksimal di ajang Hyrox mendatang.


Nikmati Proses Latihan

Coach 20FIT, Rheza memberikan penjelasan mengenai Jakarta Hybrid Race pada Kamis (24/9/2026). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Bagi para trainer, penting agar para peserta menikmati perjalanan perlombaan mereka. Jakarta Hybrid Race sendiri akan terbagi ke dalam beberapa pos yang membutuhkan fisik prima. Jadi, persiapan perlu dilakukan dengan cara yang menyenangkan sambil tetap meningkatkan kekuatan tubuh.

“Untuk tips (latihan) sendiri tentunya harus tetap konsisten,” terang Rheza. “Ingat kondisi fisik masing-masing dan harus tahu seperti apa kemampuan diri. Hyrox ini intensitasnya sangat tinggi. Lakukan latihan kalian. Percaya pada proses dan nikmati perjalanannya,” sambungnya.


Perlu Atur Strategi

COO 20FIT Group, Novi Eastiyanto sedang berbicara pada konferensi pers Jakarta Hybrid Race, Kamis (24/9/2026). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Dalam menjalani perlombaan seperti Hyrox, atlet harus memiliki perhitungan yang matang. Dengan tekanan fisik dan mental yang besar, penting bagi peserta untuk menyeimbangkan fokus mereka antara memaksimalkan tenaga dan beristirahat di setiap pos yang mereka lewati.

“Perbedaan besar di Hyrox adalah bagaimana kita bisa mengatur ritme dan mendorong diri di setiap pos,” jelas Standy Tjandra, pemegang rekor waktu Hyrox nasional. “Hyrox ini konsepnya lebih seperti interval, ya,” imbuhnya.


Siapkan Penghargaan Khusus

Pelaksana dan Partner Jakarta Hybrid Race berfoto bersama pada konferensi pers yang dilaksanakan di 20FIT Menteng Prada, Kamis (24/9/2026). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Pada edisi Jakarta Hybrid Race November mendatang, 20FIT menyebutkan bahwa mereka sudah menyiapkan penghargaan khusus. Syarat untuk mendapatkan penghargaan tersebut adalah menyelesaikan tantangan yang dinamai ‘Unbroken Wall Balls’ di salah satu pos perlombaan.

“Kita juga ada tantangan, yaitu Unbroken Wall Balls. Jadi, buat teman-teman nanti yang berhasil melakukan 100 repetisi wall balls akan mendapatkan patch khusus untuk dibawa pulang,” jelas Rheza.

COO 20FIT Novi Eastiyanto juga memastikan bahwa total hadiah pada Jakarta Hybrid Race mendatang akan lebih besar daripada edisi-edisi sebelumnya. Pendaftaran peserta juga sudah bisa dilakukan mulai Jumat (25/9/2026) pukul 10 pagi WIB.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya