Liputan6.com, Jakarta - Aktris Yoriko Angeline resmi bergabung dalam film horor PIRUNDUK yang akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 22 Oktober 2026. Dalam film tersebut, Yoriko didapuk memerankan karakter bernama Ratih.
Film ini mengangkat mitos lokal atau urban legend dari tanah Kalimantan Selatan tentang pirunduk, yakni ilmu gaib yang diambil dari bahasa Banjar dengan arti merunduk atau menundukkan. Sebagian masyarakat meyakininya sebagai ilmu pengasihan untuk kewibawaan, namun tak sedikit pula yang percaya ilmu ini digunakan untuk menguasai pikiran orang lain.
Advertisement
Cerita film ini berpusat pada sosok Siti (Aulia Sarah), perempuan muda yang terpaksa menikahi juragan kaya bernama Badarudin (Bucek Depp) demi melunasi utang ayahnya. Pernikahan tersebut justru membawanya pada kehidupan rumah tangga yang penuh penderitaan dan kekerasan fisik hingga akhirnya ia nekat mempelajari ilmu hitam pirunduk untuk menundukkan sang suami.
Alasan Yoriko Ambil Karakter 'Ratih'
Film garapan sutradara Billy Christian ini ditulis oleh Tubagus Deddy bersama Budi Ismanto. Selain Aulia Sarah dan Bucek Depp, film ini turut dibintangi oleh Yoriko Angeline yang berperan sebagai Ratih.
Yoriko mengungkapkan kesempatan ini memiliki arti khusus baginya karena karakter Ratih berasal dari tanah kelahirannya sendiri, Kalimantan Selatan.
"Aku asli Banjarmasin, asli Kalimantan Selatan," ujar Yoriko Angeline saat ditemui di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2026).
Ia mengaku karakter Ratih sangat berbeda dari kesehariannya, dan hal itu justru menjadi alasan utama ia menerima tawaran bermain dalam film ini.
"Kalau untuk karakternya sangat berbeda ya sama aku pribadi, dan itu menjadi sebuah tantangan dan kenapa aku menerima project ini," katanya.
Perankan Istri Muda, Akui Penuh Tantangan
Dalam film ini, Yoriko berperan sebagai seorang istri muda. Ia mengaku harus melakukan riset cukup banyak untuk mendalami peran tersebut karena belum memiliki pengalaman pribadi terkait hal itu.
"Di sini aku perannya jadi istri muda. Jadi istri muda ceritanya dan kebetulan agak perlu riset yang cukup banyak karena memang aku belum pernah menikah, yang pertama, apalagi jadi istri kedua gitu kan," jelasnya.
Selain riset soal pernikahan, karakter Ratih juga digambarkan sebagai sosok penjual di pasar terapung yang penuh perjuangan.
"Di sini juga perannya Ratih itu cukup challenging karena dia adalah sebuah sosok yang memang struggling, dia adalah penjual di pasar terapung. Jadi dia ke mana-mana bawa jukung gitu, dia jualan sayur-sayuran, buah-buahan," ujarnya.
Yoriko menambahkan, ia bahkan sempat berinteraksi langsung dengan para pedagang di pasar terapung guna mendalami karakter tersebut.
"Ini adalah karakter yang biasanya aku cuma bisa lihat aja gitu, dan di film ini aku bisa memerankan sebagai orang tersebut dan berinteraksi langsung sama ibu-ibu yang jualan di perahu-perahu itu yang di pasar terapung. Jadi itu adalah salah satu reason juga kenapa aku menerima project ini," pungkasnya.