Liputan6.com, Accra: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Kofi Annan bertemu para pemimpin negara-negara Afrika di Accra, Ghana, Kamis (29/7). Pertemuan membahas konflik di Sudan dan mencari solusi yang tepat bagi sejumlah masalah yang terjadi di Benua Afrika saat ini.
Annan yang berasal dari Ghana berharap dapat memberi perhatian khusus pada masalah pembersihan etnis di Kota Darfur, Sudan barat, yang menyebabkan pembantaian massal dan gelombang pengungsian besar-besaran [baca: Musim Hujan Memperburuk Kondisi Pengungsi Sudan]. Eksodus puluhan ribu warga Sudan dipicu oleh upaya pembersihan etnis yang diklaim dilakukan oleh milisi Arab dengan dukungan pemerintah Sudan.
Selama dua hari pertemuan, para pemimpin negara Afrika ini diharapkan juga dapat menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi krisis di Pantai Gading [baca: PBB Didesak Melucuti Pemberontak di Pantai Gading]. Di negara ini, kaum pemberontak di utara dan kaum loyalis di selatan masih bertikai mengenai pembagian kekuasaan yang sebenarnya telah disepakati pada 2003.(TNA/Idr)
Annan yang berasal dari Ghana berharap dapat memberi perhatian khusus pada masalah pembersihan etnis di Kota Darfur, Sudan barat, yang menyebabkan pembantaian massal dan gelombang pengungsian besar-besaran [baca: Musim Hujan Memperburuk Kondisi Pengungsi Sudan]. Eksodus puluhan ribu warga Sudan dipicu oleh upaya pembersihan etnis yang diklaim dilakukan oleh milisi Arab dengan dukungan pemerintah Sudan.
Selama dua hari pertemuan, para pemimpin negara Afrika ini diharapkan juga dapat menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi krisis di Pantai Gading [baca: PBB Didesak Melucuti Pemberontak di Pantai Gading]. Di negara ini, kaum pemberontak di utara dan kaum loyalis di selatan masih bertikai mengenai pembagian kekuasaan yang sebenarnya telah disepakati pada 2003.(TNA/Idr)