Barcelona dan 4 Pelajaran dari Awal Musim yang Dahsyat

Barcelona mengawali musim 2026/27 dengan dahsyat. Munculnya Xavi Espart, peran Raphinha hingga kedalaman skuad menjadi catatan penting.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 23 September 2026, 08:41 WIB
Pemain Barcelona Raphinha (kiri) merayakan gol bersama Karim Adeyemi dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Minggu, 23 Agustus 2026. (AP Photo/Alberto Saiz)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona melewati awal musim 2026/27 dengan hasil sempurna. Seluruh pertandingan berhasil dimenangi, sementara keunggulan lima poin di puncak La Liga memberi modal kuat menjelang jeda internasional pertama.

Start yang dahsyat tersebut bukan satu-satunya hal menarik dari perjalanan beberapa pekan pertama. Sejumlah pemain menunjukkan perkembangan penting, termasuk Xavi Espart yang mulai mendapatkan tempat utama dan Raphinha yang semakin nyaman bermain sebagai penyerang tengah.

Rekrutan baru juga mulai memperlihatkan kontribusinya. Dari Rodri hingga Karim Adeyemi, Barcelona memiliki beberapa alasan untuk optimistis menghadapi musim yang masih panjang.


Xavi Espart Muncul Sebagai Kejutan

Bek Barcelona Xavi Espart mencetak gol ke gawang Levante pada laga Liga Spanyol 2026/2027 di Ciutat de Valencia, Minggu (13/9/2026). (AFP/Jose Jordan)

Kemunculan Xavi Espart menjadi salah satu cerita menarik dari awal musim Barcelona. Bek berusia 19 tahun itu bermain dengan keberanian yang menjadi ciri khas pemain muda, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam permainan.

Espart bahkan mampu menggeser Alejandro Balde dari posisi utama. Situasi tersebut menunjukkan betapa cepatnya sang pemain beradaptasi dengan tuntutan tim utama.

Performa Espart membuatnya terasa seperti rekrutan baru bagi Barcelona. Jika konsistensinya terjaga, musim ini bisa menjadi titik penting dalam perkembangan kariernya.


Raphinha Semakin Ideal sebagai Nomor 9

Pemain Barcelona Raphinha merayakan gol dalam laga Liga Champions antara Barcelona vs Feyenoord di Barcelona, Spanyol, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Raphinha kembali memperlihatkan betapa pentingnya dirinya bagi Barcelona setelah berada dalam kondisi fisik terbaik. Perubahan posisinya ke area tengah justru membuat pemain Brasil tersebut semakin produktif di depan gawang.

Gol menjadi bonus dari permainan Raphinha. Ia juga menunjukkan peningkatan dalam pengambilan keputusan, distribusi bola, pergerakan tanpa bola dan kontribusi ketika tim kehilangan penguasaan.

Agresivitasnya kini lebih terarah dibandingkan periode awal bersama Barcelona. Raphinha juga tampil sebagai pemimpin yang mampu memberikan contoh melalui kerja keras di setiap fase permainan.


Rekrutan Baru Mulai Menunjukkan Nilai

Pemain Barcelona, Rodrigo, beraksi dalam pertandingan Liga Spanyol melawan Athletic Bilbao di Barcelona, Spanyol, Jumat (28/8/2026). (AP Photo/Joan Monfort)

Barcelona memang tidak mendapatkan Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas. Namun, performa Raphinha membuat absennya penyerang Argentina tersebut tidak terlalu terasa dalam beberapa pekan pertama.

Anthony Gordon memulai kiprahnya dengan positif melalui pergerakan dan assist meski performanya menurun dalam beberapa pertandingan terakhir. Karim Adeyemi justru membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi, tetapi kecepatannya mulai menjadi ancaman bagi lawan.

Rodri menjadi tambahan penting di lini tengah. Ketenangan pemain Spanyol itu dalam melindungi pertahanan sekaligus memulai serangan memberikan fondasi bagi para pemain ofensif untuk bermain lebih agresif.

Lanjut Baca:

Joao Cancelo juga memberikan pengalaman dan kualitas tambahan. Sementara itu, Gabriel Jesus menunjukkan naluri mencetak gol dalam menit bermain yang tersedia sehingga dapat menjadi opsi penting untuk rotasi apabila mampu menjaga kebugarannya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya