Liputan6.com, Bandung - Persib Bandung belum memastikan perekrutan pemain baru meski bursa transfer segera ditutup. Dorongan Bobotoh agar manajemen mendatangkan kiper dan striker mencuat, namun langkah tersebut masih menunggu arahan tim kepelatihan.
Desakan itu muncul karena Maung Bandung harus bersiap menghadapi empat kompetisi. Di sisi lain, manajemen menilai keputusan penambahan amunisi tidak bisa semata-mata diambil dari kebutuhan posisi di atas kertas.
Advertisement
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menekankan pentingnya menjaga dinamika ruang ganti dalam setiap keputusan transfer. "Managing locker room tidak semudah itu," kata Adhitia saat ditanya kemungkinan mendatangkan pemain baru jelang penutupan bursa transfer.
Keharmonisan Tim Jadi Pertimbangan
Adhitia menjelaskan, pemain baru tidak hanya harus memenuhi kualitas individu dan kebutuhan posisi, tetapi juga mampu beradaptasi tanpa mengganggu keharmonisan skuad yang sudah terbentuk.
Ia mencontohkan suasana tim yang harus dijaga dengan baik. "Bayangin kalian punya tempat tongkrongan yang sudah nyaman, enak, terus tiba-tiba ketambahan satu teman yang belum tentu cocok sama kalian. Punya potensi kemudian merusak locker room yang lagi hangat jadi enggak hangat," ujarnya mencontohkan.
Karena itu, ia menyerahkan urusan rekrutmen kepada jajaran sporting. Keputusan akhir berada pada pihak yang sehari-hari menangani aspek teknis tim, yakni Igor Tolic dan Direktur Olahraga Stanley Bernard.
Keputusan di Tangan Igor Dan Stanley
Menurut Adhitia, tim sporting adalah pihak yang paling memahami kebutuhan teknis dan kondisi internal skuad saat ini, sehingga merekalah yang akan menentukan perlu atau tidaknya tambahan pemain.
"Orang yang paling tahu tentang hal tersebut adalah teman-teman di sporting, baik itu Igor maupun Stanley. Jadi biarkanlah mereka yang berpikir, menganalisa, dan mengambil keputusan," imbuh Adhitia.
Manajemen memastikan dukungan penuh atas apa pun langkah yang diputuskan. Jika dinilai butuh tenaga baru, klub siap memfasilitasi; jika komposisi sekarang dianggap cukup, manajemen juga akan mendukung.
"Manajemen 100 persen, bahkan 200 persen berada di belakang mereka. Mereka mau nambah pemain, kita fine. Mereka mau dengan yang sekarang juga, kita akan support," tegasnya sambil mengakhiri.