IHSG Hari Ini Anjlok 1,69% ke 6.277, Harga Minyak dan Rupiah Membebani

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meninggalkan posisi 6.300 pada perdagangan saham Selasa, (22/9/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 22 September 2026, 17:02 WIB
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham Selasa, (22/9/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran 17.846.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 1,69% menjadi 6.277,04. Indeks saham LQ45 tergelincir 1,37% menjadi 625,61. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji menuturkan, ada sentimen eksternal dan internal yang mempengaruhi IHSG. Dari eksternal, ia menuturkan, harga minyak yang berada di sekitar US$ 100 per barel, kenaikan yield atau imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) bertenor 10 tahun mendekati 5%, serta ekspektasi kebijakan The Federal Reserve (the Fed) yang masih hawkish meningkatkan tekanan terhadap aset emerging market.

"Kondisi tersebut diperburuk oleh ketegangan geopolitik Timur Tengah yang membuat investor cenderung meningkatkan aset safe haven,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Sementara dari domestik, menurut Nafan tekanan IHSG didorong pelemahan rupiah hingga sekitar 17.847 per dolar AS. Hal ini karena meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasar keuangan dan arus modal asing.

"Investor juga sedang menunggu hasil RDG Bank Indonesia 22–23 September, sehingga sebagian pelaku pasar cenderung melakukan wait and see,” ujar Nafan.

Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.423,83 dan level resistance 6.258,43. Sebanyak 533 saham melemah sehingga menekan IHSG. 139 saham menguat dan 118 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.161.563 kali dengan volume perdagangan saham 33,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.846.

 

 

Sektor Saham

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham consumer siklikal naik 0,33%. Sektor saham energi melemah 2,76%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri merosot 2,31%, dan sektor saham properti terpangkas 2,01%. Sektor saham basic susut 1,97%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 1,48%.

Lalu sektor saham kesehatan merosot 0,74%, sektor saham keuangan tergelincir 0,85%, sektor saham teknologi susut 1,59%, sektor saham infrastruktur merosot 0,66% dan sektor saham transportasi terperosok 1,35%.

Harga saham BBRI melemah 3,64% menjadi Rp 3.180 per saham. Harga saham BBRI dibuka terperosok 40 poin menjadi Rp 3.260 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 3.300 per saham. Saham BBRI berada di level tertinggi Rp 3.270 dan terendah Rp 3.170 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 54.363 kali dengan volume perdagangan saham 2.732.719 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 876,7 miliar.

 

Gerak Saham

Layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga saham SMGR ditutup naik 1,28% menjadi Rp 1.580 per saham. Harga saham SMGR dibuka mendaki 20 poin menjadi Rp 1.580 per saham. Saham SMGR berada di level tertinggi Rp 1.620 dan terendah Rp 1.570 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 3.732 kali dengan volume perdagangan saham 212.213 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 33,6 miliar.

Harga saham BMRI melemah 0,95% ke posisi Rp 4.160 per saham. Harga saham BMRI dibuka turun 10 poin menjadi Rp 4.190 per saham. Saham BMRI berada di level tertinggi Rp 4.230 dan terendah Rp 4.160 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 30.405 kali dengan volume perdagangan saham 1.231.216 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 515 miliar.

Saham ANTM terperosok 2,16% menjadi Rp 3.170 per saham. Harga saham ANTM dibuka naik 10 poin menjadi Rp 3.250 per saham. Saham ANTM berada di level tertinggi Rp 3.270 dan terendah Rp 3.140 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 25.613 kali dengan volume perdagangan saham 807.730 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 257,2 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya