4 Pemain Liverpool yang Terancam Ditendang Andoni Iraola

Meski musim 2026/2027 baru memasuki fase awal, sejumlah pemain Liverpool terlihat sudah tidak masuk pilihan utama sang pelatih anyar.

oleh Deniz AkbarDiterbitkan 22 September 2026, 20:00 WIB
Selebrasi Ryan Gravenberch dalam laga Liga Inggris antara Liverpool vs Wolverhampton, Sabtu (27/12/2025). (AP Photo/Ian Hodgson)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool mulai menunjukkan performamenjanjikan di awal musim 2026/2027. Meski masih kesulitan meraih kemenangan, tim racikan pelatih anyar Andoni Iraola tersebut belum terkalahkan pada seluruh kompetisi yang diikuti.

Terbaru, mereka mengalahkan AFC Bournemouth dengan skor 0-1 dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-5, Minggu (20/9/2026). Mereka juga sempat menundukkan raksasa Spanyol, Atletico Madrid 2-1 pada partai pembuka Liga Champions, Kamis (10/9/2026).

Gemilangnya penampilan Virgil van Dijk dan kawan-kawan tak luput dari meningkatnya intensitas permainan yang dibawa oleh Iraola. Juru taktik asal Spanyol tersebut menekankan pentingnya kekuatan fisik setelah The Reds hanya mampu finis di peringkat 5 pada gelaran Liga Inggris musim lalu.

Di balik kembalinya semangat dan mentalitas skuad Merseyside tersebut, terdapat sejumlah pemain senior yang masih minim mendapat kesempatan sepanjang musim 2026/2027. Beberapa faktor yang Iraola belum memercayai mereka adalah riwayat cedera, kurangnya intensitas, hingga ketidakcocokan gaya permainan.

Berikut adalah 4 pemain Liverpool yang harus bekerja ekstra keras untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih.


1. Ryan Gravenverch

Gelandang Liverpool asal Belanda, Ryan Gravenberch, berlari membawa bola saat laga Premier League antara Newcastle United dan Liverpool di St James' Park, Newcastle, 23 Agustus 2026. (Paul Ellis / AFP)

Menjadi kunci penting di lini tengah skuad racikan Arne Slot saat meraih gelar Liga Inggris musim 2024/2025, Gravenberch belum mendapatkan banyak menit bermain di bawah asuhan Iraola. Sejauh ini, ia baru menjadi starter dalam 2 pertandingan.

Juru latih berusia 44 tahun tersebut lebih memilih memasang duet Dominik Szoboszlai dan Alexis Mac Allister sebagai gelandang bertahan The Reds. Faktor kurangnya intensitas diyakini menjadi alasan utama Gravenberch tersisihkan dari sebelas pemain pertama Liverpool.


2. Federico Chiesa

Selebrasi Federico Chiesa usai mencetak gol bagi Liverpool ke gawang Bournemouth di Anfield, Sabtu (16/08/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Hodgson).

Meski Liverpool mendaratkannya ke Anfield dengan harga 12 juta euro saja pada awal musim 2024/2025, ekspektasi manajemen dan penggemar tentu saja tinggi terhadap sosok yang kini berusia 28 tahun tersebut. Apalagi, Chiesa sempat menjadi sosok penting Timnas Italia kala meraih gelar UEFA Euro 2020.

Cedera berkepanjangan menjadi pemicu sulitnya Chiesa menembus skuad The Reds. Lini serang Liverpool yang diisi pemain sekelas Alexander Isak hingga Bradley Barcola juga menjadi faktor lain yang menyulitkannya dalam persaingan.

Musim lalu, Federico Chiesa sebenarnya sudah sangat dekat untuk kembali ke Serie A. Namun, tim asal Merseyside tersebut masih membutuhkan perannya sebagai pemain rotasi dan pada akhirnya tidak melego sang pemain ke klub mana pun.

Lanjut Baca:

Bek kanan asal Belanda ini sudah beberapa kali menjadi starter di bawah asuhan Andoni Iraola. Kendati demikian, kedatangan Ronald Araujo di barisan pertahanan The Reds membuat Frimpong semakin minim mendapat kesempatan untuk berkontribusi di lapangan. Statistik Araujo pun tak boleh dianggap remeh. Dalam 3 laga terakhir di Premier League, hadirnya bek asal Uruguay tersebut membantu Liverpool mencatatkan cleansheet beruntun. Melihat hasil tersebut, Iraola nampaknya akan kembali memercayakan posisi bek kanan kepada Araujo pada pertandingan berikutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya