Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap hasil operasi modifikasi cuaca (OMC) yang berhasil menurunkan hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Jumat 18 September hingga Sabtu 19 September 2026.
"Kabar baik ini merupakan wujud nyata dari ikhtiar bersama melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilaksanakan dari Posko Pondok Cabe dan Posko Husein Sastranegara," ujar Sekretaris Utama (Sestama) BMKG Guswanto saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (20/9/2026).
Advertisement
Dia menjelaskan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau mengguyur wilayah DKI Jakarta, seperti Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Serta di Jawa Barat seperti Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, hingga Kota Bandung.
"Curah hujan tertinggi terukur di Kabupaten Bogor dengan intensitas 65–100 mm/hari pada periode 18 September 2026," kata Guswanto.
Menurut dia, guyuran hujan ini sangat berarti untuk mendinginkan suhu, meningkatkan kelembapan, dan menjaga kualitas udara.
"Serta turut membantu menambah ketersediaan pasokan air baku yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah Jakarta dan Jawa Barat," jelas Guswanto.
Menjaga Kualitas Udara
Dia menjelaskan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau mengguyur wilayah DKI Jakarta, seperti Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Serta di Jawa Barat seperti Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, hingga Kota Bandung.
"Curah hujan tertinggi terukur di Kabupaten Bogor dengan intensitas 65–100 mm/hari pada periode 18 September 2026," kata Guswanto.
Menurut dia, guyuran hujan ini sangat berarti untuk mendinginkan suhu, meningkatkan kelembapan, dan menjaga kualitas udara.
"Serta turut membantu menambah ketersediaan pasokan air baku yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah Jakarta dan Jawa Barat," tutup Guswanto.
OMC Dilakukan
Sebelumnya, hujan mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya mulai Jumat 18 September 2026 hingga Sabtu 19 September 2026.
Hujan tersebut merupakan hasil dari upaya operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Dalam upaya menjaga dan mengoptimalkan ketersediaan pasokan air baku, kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) resmi diimplementasikan mulai Jumat 18 September 2026," ujar Sekretaris Utama (Sestama) BMKG Guswanto saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (20/9/2026).
Dia mengatakan, operasi penyemaian awan ini dilaksanakan di dua wilayah strategis, yaitu DKI Jakarta dan Jawa Barat, dengan mengerahkan armada udara guna menargetkan awan-awan potensial penyuplai air di kawasan penampungan baku.
"Pada wilayah DKI Jakarta, operasional OMC berlangsung selama periode 18-20 September 2026 berbasis di Posko Pangkalan Udara Pondok Cabe," kata Guswanto.
Menurut dia, pelaksanaan penyemaian di area tersebut dilakukan dengan memanfaatkan armada Pesawat Cessna Grand Caravan C208B PK-SCG yang didukung penuh oleh pembiayaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
"Sementara itu, untuk wilayah Jawa Barat, operasi berjalan pada periode 18-22 September 2026 dari Posko Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Bandung, dengan mengoperasikan Pesawat Casa 212-200 Registrasi A-2104 melalui skema pembiayaan Perum Jasa Tirta II," ucap Guswanto.