Gigabyte Kembali ke Indonesia, Bawa GiMATE sebagai Fitur AI Unggulan

Gigabyte kembali ke pasar notebook Indonesia dengan empat lini dan membawa GiMATE sebagai fitur AI di seluruh produknya. Seperti apa kemampuannya?

oleh Muhammad Yudha PratamaDiterbitkan 20 September 2026, 06:21 WIB
Interface GiMATE. Liputan6.com/ M Yudha Pratama.

Liputan6.com, Jakarta - Gigabyte kembali ke pasar notebook Indonesia dengan membawa empat lini notebook, yakni Gigabyte Eagle, Gigabyte Gaming A16, Gigabyte AERO X16, dan AORUS Master 16 Gen 2. Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah GiMATE, personal AI agent yang tersedia pada seluruh lini tersebut.

Country Manager Gigabyte, Kris Ardianto, mengatakan keempat produk itu dirancang berdasarkan kebutuhan pengguna. Menurutnya, spesifikasi bukan satu-satunya hal yang menjadi pertimbangan ketika konsumen memilih notebook.

“Kita semua di sini, di Gigabyte mencoba mulai dari angle kebutuhan dibanding dari angle spesifikasi. Karena biasanya orang akan ngomongin notebook tentang spesifikasi. Spek ini, spek itu, memory sekian, segala macam, tapi kita balik. Jadi sesuai kebutuhan dari segmentasi,” ujar Kris saat ditemui setelah acara peluncuran notebook Gigabyte di Indonesia, ditulis Minggu (20/9/2026).

Pendekatan tersebut terlihat dari pembagian produk ke dalam empat segmen. AORUS ditujukan untuk pengguna enthusiast yang menginginkan performa maksimal, AERO memadukan performa dan portabilitas, seri Gaming berfokus pada kebutuhan bermain game sekaligus bekerja, sedangkan Eagle menjadi pintu masuk bagi pengguna yang baru mengenal notebook gaming.

Di luar perbedaan segmen, seluruh lini itu memiliki satu fitur yang sama, yakni GiMATE. Gigabyte memperkenalkannya sebagai personal AI agent yang menjadi pusat pengalaman AI pada notebook dan bisa membantu mengontrol berbagai fungsi perangkat.

Fitur ini juga dirancang untuk membantu pengguna membuat berbagai hal dengan AI. Karena tersedia mulai dari Eagle hingga AORUS, GiMATE menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan Gigabyte di setiap kelas produknya.

Kris mengatakan, pilihan akhir tetap berada di tangan pengguna. "Kita menyediakan dan konsumen bisa menentukan mana yang cocok buat kebutuhan mereka,” ujar Kris.

Kemampuan GiMATE masih terus dikembangkan agar menyesuaikan spesifikasi masing-masing notebook. Gigabyte juga sedang menyiapkan dukungan bahasa Indonesia supaya fitur ini lebih mudah digunakan oleh konsumen di Tanah Air.

Gigabyte Kembali Serius Masuk Pasar Indonesia

Peluncuran Lini Notebook GIGABYTE di Indonesia. Liputan6.com/ M Yudha Pratama.

Gigabyte sebelumnya pernah membawa notebook ke Indonesia, tetapi menurut Kris, sumber daya perusahaan saat itu belum sepenuhnya siap. Kini, perusahaan kembali dengan tim baru dan komitmen yang lebih besar untuk mengembangkan pasar notebook di Tanah Air.

Gigabyte menyebut telah menyiapkan investasi di bidang pemasaran dan promosi, sekaligus membangun ekosistem pendukung. Perusahaan juga menyiapkan dedicated product manager, tim marketing, partner distribusi, hingga kantor sendiri di Indonesia.

Kembalinya Gigabyte juga berlangsung ketika pasar menghadapi tantangan, termasuk kenaikan harga RAM dan masalah kelangkaan komponen. Kris mengatakan kondisi ini tidak menghentikan langkah perusahaan karena Gigabyte ingin kembali membangun bisnis notebook di Indonesia.

Sementara itu, empat laptop yang diluncurkan memiliki rentang harga cukup lebar. Gigabyte Eagle dibanderol mulai Rp 23.100.000, Gaming A16 mulai Rp 26.700.000, AERO X16 Rp 33.900.000, sedangkan AORUS Master 16 Gen 2 mulai Rp 52.100.000.

Selama September 2026, Gigabyte juga menawarkan sejumlah promo peluncuran. Eagle mendapat diskon 20%, Gaming A16 diskon 10%, sementara pembeli AERO X16 memperoleh Adobe Express Premium dan konsumen AORUS Master 16 Gen 2 bisa membawa pulang monitor OLED.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya