20 Ribu Nama Anak Palestina Ditulis pada Kain Kafan Raksasa di New York

Kain kafan raksasa sepanjang 100 meter dipamerkan di New York, memuat 20.000 nama anak Palestina yang tewas di Gaza.

oleh Septian DenyDiterbitkan 18 September 2026, 11:32 WIB
Sebuah koalisi lintas agama pada Rabu mengungkap kain kafan peringatan sepanjang 100 meter (328 kaki) yang memuat nama-nama tulisan tangan lebih dari 20.000 anak Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza. (Sumber: Instagram @anadoluagency)

Liputan6.com, Washington, DC - Sebuah koalisi lintas agama pada Rabu mengungkap kain kafan peringatan sepanjang 100 meter (328 kaki) yang memuat nama-nama tulisan tangan lebih dari 20.000 anak Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza.

Dikutip dari Anadolu, Jumat (18/9/2026), kain kafan tersebut dipamerkan di UN Church Center, New York, dalam sebuah acara yang digelar bertepatan dengan pembukaan Sidang Umum PBB.

“Bukan angka, melainkan nama,” tegas para penyelenggara.

Mereka menjelaskan, proyek tersebut bertujuan mengembalikan identitas setiap anak yang tewas di Gaza, sekaligus menyerukan penghentian operasi militer Israel dan pertanggungjawaban atas kejahatan perang.

Memorial bernama Gaza Children's Shroud itu disiapkan oleh Doctors Against Genocide, Priests Against Genocide USA, Justice for All, serta sejumlah kelompok mitra.

Upacara di UN Church Center juga diisi dengan pembacaan Al-Qur'an dan pertemuan lintas agama.

Inisiatif tersebut terinspirasi dari memorial serupa di Roma, Italia, yang dibuat oleh Pastors Against Genocide. Gagasan itu berawal dari praktik tragis di Gaza, ketika para orang tua menuliskan nama anak-anak mereka langsung di tubuh sang anak untuk memastikan identitas mereka dapat dikenali jika rumah mereka terkena bom.

Setelah pertama kali diluncurkan di Philadelphia City Hall pada 1 September, pameran tersebut dijadwalkan berlanjut ke Washington pada Oktober. Setelah itu, pameran akan berpindah ke kota baru setiap bulan sebagai bagian dari kampanye global selama satu tahun.

Menurut laporan PBB, serangan militer Israel telah menewaskan lebih dari 20.000 anak dan melukai 44.000 anak di Gaza sejak Oktober 2023.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya