Liputan6.com, Jakarta - Adopsi kecerdasan buatan (AI) kini menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan daya saing nasional. Guna mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi ini, Microsoft Elevate hadir sebagai inisiatif pelatihan AI yang memberdayakan talenta untuk mendorong inovasi berpusat pada manusia.
Dalam dua tahun perjalanannya, program ini telah membekali lebih dari 2,4 juta talenta di seluruh Indonesia serta menerbitkan lebih dari 1,5 juta kredensial.
Advertisement
Dampaknya pun meluas ke lebih dari 2,5 juta orang melalui penularan keterampilan di tingkat komunitas.
"Selain bangga karena mampu membekali 2,4 juta talenta, kami juga bersyukur karena di dalamnya termasuk guru madrasah di 38 provinsi, teman-teman disabilitas, hingga aparatur sipil negara di berbagai daerah," ujar Managing Director Microsoft, Gunawan Susanto, dikutip Kamis (17/9/2026).
Bagi Microsoft, ia menambahkan, kesiapan AI hanya akan bermakna jika aksesnya merata.
"Karena itu, komitmen kami tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi juga memastikan setiap talenta punya kesempatan yang sama untuk ikut membangun masa depan Indonesia di era AI," Gunawan memungkaskan.
3 Pilar Utama
Inisiatif pelatihan ini sendiri menyasar tiga pilar utama, antara lain:
1. Sektor Pendidikan dan Pesantren
- NUCare Global (LAZISNU): Melalui program AI Teaching Power, sebanyak 59 ribu pendidik pesantren dan madrasah di 38 provinsi dibekali keterampilan AI yang berdampak pada 2,3 juta santri.
- Fokus Target: Program AILeap Nusantara menjangkau 112 ribu peserta dengan pendekatan learning-to-creation, melahirkan 50 ribu penerima kredensial.
- Alkademi: Menerapkan metode LEAPS, melatih lebih dari 85 ribu guru serta menjangkau 2.734 siswa di 407 kota/kabupaten.
- Biji-biji Initiative: Menjangkau 200 ribu pendidik dan mencetak 2.359 master trainers melalui program AI For Educators.
2. Pemberdayaan Komunitas Inklusif
- GreatNusa by BINUS University: Membekali 50 ribu mahasiswa, pelaku UMKM, dan profesional via AI Career Boost, dengan 1.200 peserta meraih sertifikasi Azure AI Fundamentals (AI-900).
- Dicoding: Melalui Microsoft Elevate Training Center, lebih dari 45 ribu mahasiswa dan praktisi TI dilatih, menghasilkan 35 ribu penerima kredensial.
- Alunjiva Indonesia: Program EQUAL membuka akses pelatihan AI bagi 112 ribu orang dari kelompok rentan, termasuk 8.600 penyandang disabilitas.
3. Pelayanan Publik dan Kebijakan
- BINAR: Lewat program GARUDA AI bersama 30 lembaga pemerintah, melatih 145 ribu pembelajar untuk meningkatkan kualitas layanan ASN.
- AMANA Solutions & Kemenekraf: Melibatkan 10 kementerian/lembaga dan 60 pemangku kepentingan untuk merumuskan tata kelola AI di industri kreatif.
Kehadiran program ini melahirkan berbagai inovasi di lapangan. Muhammad Yusuf Fadhel Marwiji memanfaatkan machine learning untuk pemetaan risiko banjir, sementara Emejleano Rusmin Nggepo mengembangkan aplikasi pembantu penyandang tunanetra.
Di sektor publik, analis hukum Syaravina Lubis memanfaatkan Microsoft Copilot untuk analisis kebijakan, dan Janu Dwi Kristianto dari KKP menggunakannya untuk menyederhanakan analisis risiko perikanan.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat terus memperluas pemanfaatan AI yang produktif dan bertanggung jawab di Indonesia.