Wakili RI, Akademisi UIN Jakarta Tembus Fellowship di China Taipei

Arisman terpilih dalam delegasi terbatas program ASEAN Visiting Scholars di Taiwan guna memperkuat riset dan jejaring akademik global.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 17 September 2025, 16:16 WIB
Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta, Arisman, terpilih menjadi salah satu peserta program ASEAN Visiting Scholars. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta terus memperluas jaringan rekognisi akademik di tingkat internasional.

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta, Arisman, terpilih menjadi salah satu peserta program ASEAN Visiting Scholars Program di China Taipei .

Arisman, yang juga menjabat sebagai Direktur Center for Southeast Asian Studies (CSEAS), bergabung dalam delegasi terbatas yang terdiri dari enam dosen dan peneliti pilihan asal Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Dekan FEB UIN Jakarta, Prof. Dr. Ibnu Qizam, menyambut baik keterlibatan tersebut sebagai bentuk konsistensi kampus dalam mendorong internasionalisasi riset dan pembelajaran.

"Keterlibatan akademisi dalam jejaring riset internasional menjadi kunci penting untuk membawa gagasan lokal ke panggung dunia, sekaligus memperkuat standar mutu perguruan tinggi," ujar Ibnu Qizam, Rabu (16/9/2026).

Selama menjalankan program di China Taipei, para akademisi menjadwalkan dialog strategis bersama jajaran pejabat tinggi serta pakar setempat mengenai dinamika ekonomi dan politik kawasan.

 

Bertemu Tokoh Penting China Taipei

Agenda mencakup pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri China Taipei, pimpinan Chung-Hua Institution for Economic Research, akademisi Tamkang University, hingga eksekutif Hsinchu Science Park Bureau.

Rangkaian pertemuan tersebut dinilai krusial untuk memperkuat hubungan bilateral China Taipei  dan ASEAN, khususnya di bidang investasi, perdagangan, dan inovasi teknologi.

Pencapaian ini sekaligus menjadi fellowship internasional keempat bagi Arisman. Sebelumnya, ia tercatat pernah menjadi Research Fellow di Western Sydney University Australia, meraih program fellowship Departemen Luar Negeri AS di Washington D.C., serta menuntaskan program riset di Denmark Technical University.

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya