Mobil Listrik Ini Bisa Tempuh 1.100 Km Sekali Cas

Mobil listrik besutan merek premium di bawah naungan BYD tersebut dijadwalkan meluncur secara resmi di China pada 23 September 2026

oleh M. Ridwan MaulanaDiterbitkan 18 September 2026, 10:12 WIB
Denza Z9S. (CarNewsChina.com)

Liputan6.com, Jakarta - Kekhawatiran mengenai jarak tempuh masih menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam memilih mobil listrik. Kondisi tersebut coba dijawab Denza melalui model terbarunya, Denza Z9S, yang menawarkan jarak tempuh hingga 1.100 kilometer (km) dalam sekali pengisian daya.

Sedan listrik besutan merek premium di bawah naungan BYD tersebut dijadwalkan meluncur secara resmi di China pada 23 September 2026.

Sebelumnya, Denza telah membuka pemesanan awal Z9S dengan tiga pilihan varian. Masing-masing menawarkan jarak tempuh berbeda, yakni 780 km, 920 km, dan 1.100 km berdasarkan standar pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).

Menariknya, jarak tempuh 1.100 km tersebut diklaim menjadi yang terpanjang untuk mobil listrik produksi massal.

Rekor sebelumnya juga masih berasal dari Denza melalui Z9 GT yang memiliki jarak tempuh hingga 1.036 km berdasarkan pengujian CLTC.

Dikutip dari CarNewsChina, Jumat (18/9/2026), varian dengan jarak tempuh terjauh pada Denza Z9S menggunakan baterai berkapasitas 122,496 kWh. Sementara itu, dua varian lainnya dibekali baterai berkapasitas 102,326 kWh.

Denza Z9S tidak hanya mengandalkan baterai berkapasitas besar untuk menawarkan jarak tempuh panjang. Sedan listrik ini juga membawa teknologi pengisian cepat yang disebut Flash Charging.

Teknologi tersebut diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar lima menit.

Sementara untuk mengisi daya hingga 97 persen, waktu yang dibutuhkan disebut sekitar sembilan menit.

Kombinasi jarak tempuh panjang dan kemampuan pengisian daya cepat tersebut menjadi upaya Denza untuk menjawab dua kekhawatiran yang masih kerap dikaitkan dengan mobil listrik, yaitu kebutuhan melakukan pengisian daya secara berkala serta waktu tunggu yang cukup lama ketika mengisi baterai.

Selain menawarkan kemampuan jelajah yang panjang, Denza Z9S juga memiliki performa tinggi.

Pada varian tertentu, sedan listrik ini menggunakan sistem penggerak tiga motor dengan tenaga gabungan mencapai 890 kW atau sekitar 1.193 hp.

Dengan konfigurasi tersebut, Denza Z9S mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km per jam dalam waktu hanya 2,68 detik. Sementara itu, versi dengan motor tunggal menghasilkan tenaga maksimum 370 kW atau sekitar 496 hp.

Denza Z9S menggunakan platform teknologi e3 yang dilengkapi sistem kemudi roda belakang. Radius putarnya diklaim hanya 4,75 meter.

Sistem tersebut juga memungkinkan Z9S melakukan sejumlah manuver, termasuk fitur crab walk yang dapat membantu pengemudi ketika bermanuver di ruang terbatas.

Kelengkapan Lainnya

 

Dari sisi dimensi, Denza Z9S memiliki panjang 5.090 mm, lebar 1.980 mm, dan tinggi 1.490 mm. Sementara jarak sumbu rodanya mencapai 3.025 mm.

Sedan listrik ini juga memiliki ruang penyimpanan tambahan di bagian depan atau frunk dengan kapasitas mencapai 120 liter.

Untuk mendukung teknologi bantuan pengemudi, Z9S dibekali sensor LiDAR yang ditempatkan di bagian atap.

Mobil ini juga menggunakan sistem bantuan pengemudi God's Eye B. Selain itu, Denza membekali Z9S dengan sistem kontrol bodi udara cerdas DiSus-A.

Sebelum peluncuran resminya, Denza Z9S telah memasuki tahap pemesanan awal di pasar China. Harga yang ditawarkan berada di kisaran 319.800 hingga 389.800 yuan, atau sekitar Rp 840 juta hingga Rp 1 miliar.

Harga tersebut merupakan harga untuk pasar China dan masih dapat berbeda apabila Denza Z9S nantinya dipasarkan di negara lain.

Dengan kombinasi jarak tempuh hingga 1.100 km, teknologi pengisian daya yang sangat cepat, serta tenaga hampir 1.200 hp pada varian tiga motor, Denza Z9S menunjukkan bagaimana produsen mobil listrik asal China terus mendorong batas kemampuan kendaraan listrik produksi massal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya