Ratusan Knalpot Brong Sitaan Polisi Disulap Jadi Karya Seni

Tugu setinggi hampir tiga meter ini bukan terbuat dari batu atau semen, melainkan 349 knalpot brong.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 16 September 2026, 22:40 WIB
Monumen Ayam Pelung terbuat dari knalpot brong

Liputan6.com, Jakarta - Pemandangan tak biasa menghiasi persimpangan Kelurahan Muka, Kabupaten Cianjur. Sebuah instalasi tugu Ayam Pelung berdiri gagah di titik temu Jalan Dr. Muwardi, Jalan Arif Rahman Hakim dan Jalan Raya Bandung.

Uniknya, tugu setinggi hampir tiga meter ini bukan terbuat dari batu atau semen, melainkan dari 349 knalpot brong hasil sitaan polisi.

Monumen yang dirangkai artistik lengkap dengan ornamen pendukungnya ini diresmikan sebagai simbol edukasi sekaligus estetika kota. Materialnya diambil dari hasil penindakan rutin Polres Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho, menyatakan bahwa keberadaan tugu di gerbang masuk perkotaan ini mengemban misi ganda untuk mempercantik kawasan sekaligus memberi peringatan visual bagi para pengendara.

"Tugu ini dibangun untuk mengingatkan warga tidak menggunakan knalpot brong pada sepeda motornya. Kebisingan yang dihasilkan sangat mengganggu pengendara lain dan warga secara umum," ujar Alexander, Rabu (16/9/2026).

Ia menambahkan, figur Ayam Pelung dipilih karena merupakan hewan ikonik yang menjadi kebanggaan dan identitas asli masyarakat Cianjur.

"Jadi sekaligus mengingatkan lagi bahwa Cianjur punya hewan khas yakni Ayam Pelung. Ada nilai keindahan dan nilai filosofis untuk mengenalkannya secara lebih luas," tuturnya.

Di balik kemegahan instalasi tersebut, tersimpan catatan penindakan lalu lintas yang cukup besar.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi, membeberkan bahwa selama tujuh bulan terakhir pihaknya menyita 3.060 knalpot brong dari total 5.424 kendaraan yang terjaring razia.

Angka 349 knalpot yang dipakai pada struktur tugu sengaja disesuaikan dengan hari jadi Kabupaten Cianjur.

"Jumlahnya disesuaikan dengan usia Cianjur yang tahun ini menginjak 349 tahun. Untuk ribuan knalpot sisa lainnya akan segera kami musnahkan," kata Aang.

Aang juga menegaskan penertiban lalu lintas di wilayah hukum Cianjur akan terus dilanjutkan secara konsisten.

"Tentu tidak berhenti di sini. Razia akan terus kami gelar untuk menciptakan Cianjur yang aman dan nyaman tanpa kebisingan knalpot brong," tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya