Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 23 warga Jawa Barat menjadi korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Rinciannya, 22 orang merupakan warga Kabupaten Garut dan satu dari Kabupaten Cianjur.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menuturkan bahwa pemerintah provinsi akan memberikan bantuan kepada seluruh korban maupun keluarga terdampak. Bantuan terdiri dari uang tunggu atau kadeudeuh dan santunan.
Advertisement
“Pemprov akan memberikan uang kadeudeuh atau uang tunggu serta santunan kerohiman bagi seluruh warga Jabar yang menjadi korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia,” ujar Dedi Mulyadi, Selasa (15/9/2026).
Saat ini, sebanyak 12 korban selamat sudah berada di Kota Banjarmasin. Pemprov Jabar menyalurkan bantuan berupa uang tunggu sebesar Rp 7 juta per orang untuk biaya operasional dan pengganti penghasilan yang hilang.
“Masing-masing korban selamat kami berikan Rp 7 juta. Rinciannya, Rp 2 juta untuk beli tiket pesawat pulang, Rp 1 juta untuk bekal pegangan selama di Banjarmasin, dan sisa Rp 4 juta dibawa pulang untuk keluarga di rumah,” ucap Dedi.
Pemprov Jabar juga menyiapkan anggaran santunan duka bagi korban yang dilaporkan meninggal dunia.
“Bagi korban yang nantinya dinyatakan meninggal dunia, Pemprov menyiapkan santunan duka Rp 25 juta per orang,” tuturnya.
Di sisi lain, proses pencarian terhadap 11 warga Garut yang masih hilang terus dilakukan oleh tim SAR gabungan di Banjarmasin. Pemprov Jabar intensif memantau perkembangan evakuasi tersebut.
“Kami terus berkoordinasi intensif dengan tim SAR gabungan untuk memantau perkembangan pencarian 11 warga Garut yang belum ditemukan,” lanjut Dedi.