Alasan Aghniny Haque Jatuh Hati pada Peran Seorang Ibu Tunawicara di Film Khadam

Aghniny Haque mengaku langsung jatuh hati setelah membaca naskah film Khadam.

oleh Nola VemilianaDiterbitkan 16 September 2026, 09:22 WIB
Aghniny Haque dalam Gala Premier Film Khadam di Jakarta, Senin (14/9/2026). (dok CBI Pictures)

Liputan6.com, Jakarta - Langganan bintangi film-film horor Tanah Air, Aghniny Haque kini perankan pemain utama di film horor dengan tajuk Khadam yang merupakan proyek kolaborasi antara dua negara serumpun, Malaysia dan Indonesia.

Aghniny yang berperan sebagai Melor sempat mempertanyakan mengapa dirinya yang dipilih untuk lakoni peran tersebut.

“Sebenarnya kayak film kadang datang secara tidak terduga. Dan aku juga nanya, kenapa ya mesti aku? Sebenarnya apa sih yang mau disampaikan sama script-nya?,” tuturnya dalam jumpa pers Gala Premier Film Khadam di CGV Grand Indonesia, Senin (14/9/2026).

Namun, ketika ia mulai membaca naskah dari film tersebut, ia jatuh hati. “Ketika pertama kali baca script-nya, saya benar-benar enggak bisa berhenti baca. Dari awal sampai akhir, lalu aku ulang lagi,” pungkasnya.

Ia mengatakan dirinya sangat tertarik dengan peran Melor yang terus berjuang untuk melindungi keluarganya meskipun dengan keterbatasan dalam berbicara.

“Aku benar-benar tertarik sama karakter Melor ini. Seorang ibu yang tunawicara, tapi dia juga ingin melindungi anak-anaknya dengan berbagai keterbatasannya,” katanya.


Proses Perankan Karakter Tunawicara

Aghniny Haque dalam Gala Premier Film Khadam di Jakarta, Senin (14/9/2026). (Liputan6.com/Nola Vemiliana)

Berperan sebagai seorang ibu yang memiliki keterbatasan dalam berbicara (tunawicara), ia menceritakan bagaimana proses dirinya memerankan karakter yang belum pernah ia lakoni sebelumnya. “Pertama, saya harus berani walaupun saya kehilangan satu indra saya,” ujarnya.

Mantan atlet taekwondo tersebut pun mengatakan dirinya banyak mengasah soal kelembutan untuk perannya yang harus menyampaikan percakapan dengan bahasa isyarat menggunakan tangan.

“Disiplin saya waktu itu adalah atlet, saya sedikit kaku untuk menyampaikan sebuah bahasa sign language dengan tangan. Saya banyak mengasah kelembutan,” tutur puan yang akrab disapa Ninin itu.

Ia juga mengungkapkan dirinya adalah pribadi yang sering melakukan sesuatu dengan tergesit-gesit. “Sehari-hari saya kalau jalan tuh harus buru-buru. Biasanya enggak suka aware sama apa yang saya rasakan, sama apa yang saya kerjakan, selalu cepat-cepat,” tambahnya.


Pendekatan Karakter Ibu-Anak

Aghniny Haque dalam Gala Premier Film Khadam di Jakarta, Senin (14/9/2026). (dok CBI Pictures)

Aktris berusia 29 tahun tersebut pun mengungkapkan bagaimana dirinya menerapkan sikap kasih dari ibunya untuk memerankan karakter Melor yang menjadi seorang ibu dengan dua anak. “Aku banyak meninjau dan juga flashback bagaimana ibu aku mengasihi aku,” ujarnya.

Lanjut Baca:

“Aku terapkan kekuatan itu untuk anak-anak aku. Jadi lebih ke bonding dan juga bagaimana cara melindungi dan protektifnya untuk anak-anak aku,” tutur bintang film Pemandi Jenazah (2024) itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya