Hari Bhakti Postel Ke-81: ATSI Perkuat Kolaborasi Industri dan Kepedulian Sosial

Melalui momentum peringatan Hari Bhakti Postel ke-81, seluruh elemen ekosistem memperkuat sinergi lintas sektor melalui aksi kemanusiaan donor darah.

oleh IskandarDiterbitkan 15 September 2026, 16:17 WIB
ATSI bersama komunitas industri ICT memperkuat sinergi lintas sektor melalui aksi kemanusiaan donor darah. Credit: ATSI

Liputan6.com, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) bersama komunitas industri teknologi informasi dan komunikasi (ICT) serta digital mempertegas komitmen kolaborasi sektor telekomunikasi nasional.

Melalui momentum peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 (HBP ke-81), seluruh elemen ekosistem memperkuat sinergi lintas sektor melalui aksi kemanusiaan donor darah bekerja sama dengan PMI DKI Jakarta di Gedung Telkomsel Smart Office (TSO), Jakarta.

Mengusung tema "Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat," kegiatan ini mengumpulkan 228 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan medis masyarakat.

Aksi sosial ini dihadiri jajaran pejabat Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pimpinan asosiasi, operator seluler, vendor, serta pemangku kepentingan industri digital.

Inspektur Jenderal Kementerian Komdigi, Arief Tri Hardiyanto, menekankan sinergi erat antara regulator dan pelaku industri merupakan fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap ekosistem telekomunikasi nasional.

"Kepercayaan yang dicapai sampai saat ini marilah kita terus jaga dengan memperkuat kolaborasi antara pihak regulasi dan seluruh anggota ekosistem kita. Membangun trust memakan waktu bertahun-tahun, tetapi menghancurkannya hanya butuh hitungan detik. Marilah kita perkuat kolaborasi untuk mempertahankan reputasi industri ini," ujar Arief.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan, menilai kolaborasi industri tak hanya hadir dalam bentuk pembangunan jaringan, tetapi juga pada konektivitas kepedulian sosial. Menurutnya, peran industri telekomunikasi tidak sekadar menghubungkan wilayah yang jauh, melainkan juga menyambungkan kepedulian antarsesama.

Sekretaris Jenderal ATSI, Merza Fachys, menyampaikan bahwa konsolidasi antar-pelaku industri menjadi modal vital dalam mendorong transformasi digital nasional. Keterlibatan aktif para pemangku kepentingan yang terus meningkat dari tahun ke tahun menandakan industri telekomunikasi yang kian solid.

"Konsolidasi dan kerja sama dari tiap pelaku industri akan membentuk kekuatan besar untuk mengarahkan transformasi digital menuju cita-cita Indonesia Emas 2045," tegas Merza.

Dari sisi pemenuhan kebutuhan medis, Ketua Bidang Kerja Sama dan Kemitraan PMI DKI Jakarta, Isac Kharis Tahtawira, menyambut baik kontribusi ekosistem ICT ini.

 

Keberlanjutan Industri Telekomunikasi

Hasil dari aksi donor darah tersebut diperkirakan mampu menutupi sekitar seperempat dari kebutuhan harian harian rumah sakit di Jakarta yang mencapai 1.000 hingga 1.200 kantong darah.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia HBP ke-81 sekaligus Ketua Umum Aspimtel, Theodorus Ardi Hartoko (Teddy), menjelaskan bahwa aksi sosial ini menjadi agenda penutup dari rangkaian kegiatan HBP ke-81 sebelum menuju acara puncak pada 27 September mendatang di Bandung.

Teddy mengapresiasi seluruh dukungan dari Komdigi, operator, vendor, hingga asosiasi yang telah menyukseskan seluruh rangkaian acara, mulai dari ajang bisnis, olahraga, hingga kegiatan sosial.

Sinergi ini membuktikan bahwa soliditas ekosistem ICT nasional merupakan kunci utama keberlanjutan industri telekomunikasi di Indonesia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya