Cesc Fabregas Terinspirasi Taktik Arsenal: Bek Como Harus Cetak Gol

Cesc Fabregas mengaku belajar dari Arsenal dalam membangun Como

oleh Asad ArifinDiterbitkan 15 September 2026, 15:04 WIB
Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Como meraih kemenangan 2-1 atas Parma pada pekan ke-4 Serie A, Senin (14/9) malam WIB. Dua gol di Stadio Giuseppe Sinigaglia tersebut dicetak Jacobo Ramon dan Kaiki, yang sama-sama berposisi sebagai pemain bertahan.

Hasil ini membuat Como belum terkalahkan dalam empat pertandingan Serie A. Tim asuhan Cesc Fabregas mengoleksi 10 poin dan hanya tertinggal dari AS Roma serta Inter Milan yang masih sempurna.

Fabregas menilai kemenangan atas Parma menjadi respons penting setelah pertandingan Liga Champions. Ia juga mengaku mulai menerapkan pelajaran yang didapat dari pengalamannya bersama Arsenal.

Khusus kontribusi bek dalam mencetak gol, Fabregas melihat Arsenal sebagai salah satu acuannya. Ia berharap Como bisa mendapatkan keuntungan serupa dengan memaksimalkan kemampuan pemain belakang dalam situasi menyerang.


Fabregas Puas dengan Respons Como

Para pemain Como merayakan gol kedua Como 1907 yang dicetak striker asal Yunani, Anastasios Douvikas, saat menghadapi RB Leipzig pada matchday pertama fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, 10 September 2026. (Piero Cruciatti/AFP)

Como memainkan laga kandang pertamanya di Serie A musim ini setelah tiga pertandingan pembuka harus digelar di markas lawan. Stadio Sinigaglia sebelumnya menjalani renovasi agar memenuhi standar UEFA.

Fabregas melakukan sejumlah perubahan karena beberapa pemain mengalami kelelahan. Ia pun puas dengan kontribusi pemain pengganti yang membantu Como mempertahankan hasil positif.

"Beberapa pemain sangat kelelahan, kami melakukan sejumlah perubahan, dan saya menyukai kontribusi para pemain pengganti," ujar Fabregas.

"Ini adalah respons penting bagi tim, karena itu berarti saya bisa mengandalkan semua pemain. Saya sangat senang dengan performa mereka. Ini kemenangan penting bagi saya sebagai pelatih, karena saya mulai menyadari potensi tim ini ke depannya," kata pelatih 39 tahun.


Belajar dari Arsenal, Bek Como Ikut Cetak Gol

Erling Haaland dan Gabriel Magalhaes bersitegang pada laga Manchester City vs Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026). (Darren Staples / AFP)

Dua gol Como ke gawang Parma dicetak pemain bertahan. Jacobo Ramon bermain sebagai bek tengah, sedangkan Kaiki menempati posisi bek kiri.

Fabregas melihat kontribusi tersebut sebagai bagian penting dari sepak bola modern. Ia mengaku banyak belajar dari Arsenal yang memiliki sejumlah bek produktif seperti Gabriel, Jurrien Timber, Ben White, dan Riccardo Calafiori.

"Kaiki sangat menikmati tugas bertahan, dan hal itu terlihat hari ini, dia akan perlahan beradaptasi untuk memberikan kontribusi yang kami harapkan darinya," kata Fabregas.

"Dalam sepak bola modern, memiliki bek yang bisa mencetak gol itu sangat penting. Arsenal menjuarai Premier League sebagian besar berkat gol-gol dari para bek dan situasi bola mati. Jika kami bisa menambahkan kemampuan ini ke dalam permainan kami, itu akan menjadi sebuah keuntungan," tegas pelatih asal Spanyol.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya