Tips Memilih Pelembab yang Tepat untuk Kulit Eksim, Jaga Skin Barrier

Kulit eksim butuh pelembab yang tepat untuk menjaga skin barrier. Simak tips memilih kandungan dan tekstur yang sesuai!

oleh Ayu SrikhandiDiterbitkan 15 September 2026, 15:00 WIB
Beda kulit kering biasa dengan eksim. (Cetapil)

Liputan6.com, Jakarta - Kulit kering, kasar, dan gatal kerap menjadi keluhan yang menyertai eksim. Kondisi tersebut tidak hanya membuat kulit terasa tidak nyaman, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, menjaga kelembaban kulit dan mempertahankan fungsi skin barrier menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan kulit eksim.

Penggunaan pelembab untuk eksim secara rutin dapat membantu menjaga kadar air pada kulit sekaligus memberikan perlindungan tambahan terhadap faktor eksternal yang dapat memicu iritasi. Namun, memilih pelembab tidak cukup hanya berdasarkan tekstur atau sensasi setelah digunakan - kondisi kulit, tingkat kekeringan, kandungan, hingga kenyamanan penggunaan perlu menjadi pertimbangan.

Mengapa Skin Barrier Penting pada Kulit Eksim

Siklus kulit dengan dermatitis atopik. (Cetapil)

Senior Brand Manager PT Galderma Indonesia, Firdha Wanda, mengatakan kulit dengan eksim membutuhkan perhatian lebih karena fungsi pelindung kulit cenderung lebih rentan mengalami gangguan. "Ketika skin barrier tidak bekerja secara optimal, kulit lebih mudah kehilangan kelembaban dan menjadi lebih sensitif terhadap berbagai faktor dari lingkungan. Karena itu, menjaga kelembapan bukan sekadar membuat kulit terasa lembut, tetapi merupakan bagian dari upaya mempertahankan kondisi skin barrier," ujar Firdha.

Ia menjelaskan, lapisan terluar kulit dapat dianalogikan seperti dinding yang tersusun dari batu bata dan perekat. Sel kulit berperan seperti batu bata, sementara lipid seperti ceramide membantu mengisi celah di antaranya. Pada kulit eksim, struktur tersebut dapat lebih mudah terganggu sehingga air lebih cepat menguap dan iritan lebih mudah masuk. "Bayangkan skin barrier seperti pagar pertahanan kulit. Ketika pertahanannya melemah, kulit menjadi lebih mudah kehilangan air sekaligus lebih rentan terhadap iritan. Pelembab membantu memberikan dukungan agar pertahanan tersebut tetap terjaga," jelasnya.

Kandungan dan Tekstur yang Perlu Diperhatikan

Efek dermatitis atopik. (Cetapil)

Kebutuhan kulit eksim dapat berbeda pada setiap orang. Pelembab yang terasa nyaman untuk kulit yang sedikit kering belum tentu memberikan kelembaban yang cukup pada kulit yang sangat kering atau sedang mengalami flare. Karena itu, Firdha menyarankan agar konsumen memperhatikan beberapa hal ketika memilih moisturizer kulit eksim, terutama formula yang tidak mengandung tambahan pewangi yang berpotensi mengiritasi kulit sensitif.

"Yang paling penting bukan mencari produk yang paling berat atau paling mahal, tetapi menemukan formula yang sesuai dengan kondisi kulit dan bisa digunakan secara konsisten. Konsistensi justru menjadi salah satu kunci dalam perawatan kulit kering dan sensitif," katanya. Selain formula tanpa tambahan pewangi, kandungan seperti glycerin dan ceramide dapat menjadi salah satu pertimbangan karena memiliki peran dalam membantu mempertahankan kelembaban dan mendukung skin barrier.

Tekstur juga perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Lotion umumnya terasa lebih ringan dan praktis digunakan pada area tubuh yang luas, sementara krim memiliki tekstur lebih kaya sehingga dapat menjadi pilihan untuk area yang lebih kering. Adapun ointment memiliki sifat lebih oklusif dan umumnya terasa lebih berat ketika digunakan. "Tidak ada satu tekstur yang otomatis paling baik untuk semua kondisi. Kulit yang sangat kering mungkin membutuhkan krim yang lebih intensif, sementara lotion bisa lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari pada area yang lebih luas. Prinsipnya adalah menyesuaikan kebutuhan kulit," tutur Firdha.

Membangun Rutinitas Perawatan yang Konsisten

Kulit dengan dermatitis atopik. (Cetapil)

Penggunaan pelembab idealnya dilakukan secara rutin, terutama setelah mandi ketika kulit masih dalam kondisi lembab, dan dapat digunakan kembali ketika kulit mulai terasa kering. Dalam rangkaian perawatan kulit kering dan sensitif, pendekatan cleanse, repair, moisturize, dan protect dapat membantu membangun rutinitas yang lebih terarah.

Salah satu rangkaian yang dikembangkan untuk kebutuhan tersebut adalah Cetaphil Pro AD Derma, yang mencakup Skin Restoring Wash untuk membersihkan kulit secara lembut, Pro AD Derma Repair Cream untuk merawat area kulit yang sangat kering dan gatal, serta Skin Restoring Moisturizer untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit. "Perawatan kulit itu bukan perlombaan mencari produk yang paling banyak kandungannya. Yang lebih penting adalah apakah produknya sesuai dengan kebutuhan kulit, nyaman digunakan, dan memungkinkan seseorang mempertahankan rutinitasnya setiap hari," ujar Firdha.

Kenali Respons Kulit dan Kapan Harus ke Dokter

Meski pelembab umumnya digunakan untuk membantu mengatasi kulit kering, setiap kulit dapat memberikan respons yang berbeda terhadap suatu produk. Karena itu, penggunaan produk baru sebaiknya dilakukan secara bertahap dan dapat diawali dengan mencoba pada area kulit yang kecil. Jika muncul rasa terbakar, kemerahan yang semakin parah, pembengkakan, atau gatal berat setelah penggunaan produk, pemakaian sebaiknya dihentikan dan kondisi kulit dievaluasi.

"Kenali kulit sendiri. Jika muncul respons yang tidak biasa setelah menggunakan produk, jangan dipaksakan. Kulit memberikan sinyal ketika ada sesuatu yang tidak sesuai," kata Firdha. Ia juga mengingatkan bahwa pelembab memiliki peran penting dalam membantu mengatasi kekeringan dan mendukung skin barrier, tetapi bukan pengganti terapi medis. "Pelembab adalah bagian dari perawatan, bukan pengganti diagnosis atau obat dari dokter. Jika eksim sedang mengalami flare berat, mengeluarkan cairan, berkerak, terasa nyeri, mengganggu tidur, atau tidak membaik dengan perawatan dasar, sebaiknya konsultasikan dengan dokter," tegasnya.

*Artikel ini bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan dengan dokter kulit untuk penanganan eksim yang sesuai dengan kondisi Anda.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya