Pertamina Serahkan 16 Korban Kapal Virgo ke Basarnas, 1 Orang Meninggal

MT Mauhau mengevakuasi 16 korban kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Sebanyak 15 orang selamat dan 1 meninggal dunia.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 14 September 2026, 17:44 WIB
PT Pertamina Patra Niaga melalui kapal tanker MT Mauhau menyerahkan 16 korban MV Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (Dok Pertamina)

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga melalui kapal tanker MT Mauhau turut terlibat dalam operasi penyelamatan korban kapal MV Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026).

Kapal tanker tersebut berhasil membawa 16 korban menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 06.10 WITA. Dari jumlah tersebut, 15 orang berhasil diselamatkan, sementara satu korban meninggal dunia.

Setibanya di pelabuhan, seluruh korban langsung diserahterimakan kepada Posko SAR/Basarnas untuk mendapatkan penanganan dan proses evakuasi lanjutan sesuai kondisi masing-masing.

Pertolongan tersebut bermula ketika MT Mauhau sedang berlayar menuju Tuban. Awak kapal menerima distress signal dari MV Virgo Transport 8 melalui radio VHF.

Nakhoda MT Mauhau kemudian segera mengubah arah pelayaran menuju lokasi kapal yang berada sekitar 10 nautical mile (NM). Dalam prosesnya, awak kapal berkoordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan.

Sekitar pukul 03.00 waktu setempat, awak MT Mauhau mendeteksi parachute flare yang digunakan para korban sebagai tanda keberadaan mereka.

Kapal kemudian mendekati lokasi dan mengevakuasi 16 orang, termasuk nakhoda MV Virgo Transport 8.

Korban Mendapat Pertolongan di Atas MT Mauhau

PT Pertamina Patra Niaga melalui kapal tanker MT Mauhau menyerahkan 16 korban MV Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (Dok Pertamina)

Setelah berhasil dievakuasi dari perairan Laut Jawa, para korban MV Virgo Transport 8 mendapatkan pertolongan awal selama berada di atas MT Mauhau.

Awak kapal memberikan kebutuhan dasar kepada para korban sembari memastikan mereka mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing sebelum dibawa menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Namun, terdapat satu korban yang mengalami luka berat. Korban tersebut kemudian dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.16 waktu setempat.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyampaikan apresiasi kepada nakhoda dan seluruh awak MT Mauhau yang bergerak cepat ketika menerima informasi mengenai kondisi darurat kapal Virgo Transport 8.

“Begitu menerima informasi kondisi darurat, awak MT Mauhau segera bergerak membantu penyelamatan para korban. Pagi ini, seluruh korban telah kami serahkan kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dan ini merupakan wujud semangat kemanusiaan insan Pertamina untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2026). 

Menurutnya, respons tersebut menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga untuk turut membantu masyarakat ketika terjadi kondisi darurat di wilayah pelayaran.

Setelah Evakuasi, MT Mauhau Lanjutkan Pelayaran ke Tuban

PT Pertamina Patra Niaga melalui kapal tanker MT Mauhau menyerahkan 16 korban MV Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (Dok Pertamina)

Setelah seluruh korban diserahkan kepada Basarnas di Pelabuhan Trisakti, MT Mauhau kembali menjalankan misi pelayarannya menuju Tuban.

Kapal berangkat dari OB Banjarmasin pada 14 September 2026 pukul 13.30 waktu setempat. MT Mauhau dijadwalkan tiba di Tuban pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh 21 awak MT Mauhau berada dalam kondisi aman dan sehat setelah menjalankan proses penyelamatan tersebut.

Keterlibatan MT Mauhau dalam evakuasi korban Virgo Transport 8 menjadi bagian dari respons cepat ketika kapal menerima sinyal keadaan darurat di tengah pelayaran.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung aspek keselamatan pelayaran. Upaya tersebut dilakukan melalui kesiapsiagaan awak kapal, respons cepat ketika menghadapi keadaan darurat, serta koordinasi dengan Basarnas dan pihak-pihak terkait.

Langkah MT Mauhau juga menunjukkan pentingnya keberadaan kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian dalam membantu operasi search and rescue (SAR), terutama ketika terdapat laporan mengenai keselamatan jiwa di laut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya