Delapan Kali Tertunda, Tesla Akhirnya Pamer Roadster Generasi Kedua

Setelah ditunda delapan kali selama hampir sembilan tahun, Tesla mengonfirmasi tanggal rilis Roadster 2026. Hypercar listrik ini dibekali roket mini SpaceX.

oleh Muhammad Luthfi Naufal AqilahDiterbitkan 14 September 2026, 17:20 WIB
Mobil Tercepat Tesla Siap Rilis, Gunakan Teknologi Pendorong SpaceX (paultan)

Liputan6.com, Jakarta - Setelah mengalami penundaan target produksi hingga delapan kali selama hampir sembilan tahun, titik terang kepastian peluncuran Tesla Roadster 2026 akhirnya terkuak.

Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut mengonfirmasi tanggal rilis hypercar listrik andalannya melalui unggahan teaser bertajuk "ready for launch", lengkap dengan hitung mundur di situs resminya.

Dilansir dari laman Paultan, Senin (14/9/2026), acara eksklusif yang digelar terbatas di Waco, Texas, tersebut dijanjikan bakal memamerkan manuver ekstrem yang belum pernah ada di industri otomotif komersial.

Tesla Roadster generasi kedua ini membawa klaim performa yang melampaui standar supercar konvensional:

  • Pendorong Gas Dingin SpaceX: Sistem pendorong roket mini (SpaceX package) dipasang untuk memberikan dorongan instan. Pengujian ini diprediksi membuat mobil mampu menembus kecepatan 0–96 km/jam dalam waktu kurang dari satu detik, bahkan diklaim sanggup terangkat sejenak dari permukaan tanah.
  • Paten Kipas Ground-Effect: Berdasarkan paten Tesla (US 12,377,920), bagian bawah bodi dibekali susunan empat kipas aerodinamika adaptif dan skirt yang dapat mengembang. Teknologi ini menyedot udara dari bawah bodi untuk menciptakan gaya tekan ke bawah (downforce) maksimum ala fan car.
  • Status Produksi Terbatas: Laporan mengindikasikan unit yang diuji pada 1 Oktober mendatang tidak berstatus road-legal (layak jalan umum), melainkan direncanakan khusus untuk program lintasan balap (track-only program) bagi pemesan terpilih.
  • Rekam Jejak Reservasi: Diperkenalkan pertama kali pada 2017 dengan harga mulai US$ 200.000 (setara Rp 3,5 miliar) untuk varian standar dengan uang muka US$ 50.000 (setara Rp 875 juta), serta US$ 250.000 (sekitar Rp 4,05 miliar) untuk Seri Pendiri (Founder Series) yang memerlukan pelunasan penuh di awal. Proyek ini sempat diwarnai pembatalan pesanan oleh sejumlah figur publik akibat jadwal peluncuran yang terus molor.

 

Eksperimen Tanpa Batas

Integrasi teknologi aerodinamika ekstrem dan pendorong bertekanan tinggi menjadi bukti nyata eksperimen tanpa batas Tesla dalam merancang kendaraan listrik berkinerja puncak.

Semburan akselerasi instan pada hypercar listrik seperti Tesla Roadster menuntut kesiapan komponen penyalur tenaga dan perangkat keselamatan berkendara pada tingkat tertinggi.

Meski sebagian besar pengemudi tidak membutuhkan pendorong roket untuk penggunaan harian, menjaga sistem pengereman serta cengkeraman ban tetap optimal adalah syarat mutlak saat membesut kendaraan berdaya torsi besar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya