Dewan Pengawas Minta Meta Tak Ganti Pemeriksaan Fakta dengan Catatan Komunitas

Dewan Pengawas Meta mengeluarkan pernyataan terkait ujicoba Catatan Komunitas yang diperluas.

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 14 September 2026, 13:00 WIB
Dewan Pengawas Meta mengeluarkan pernyataan terkait ujicoba Catatan Komunitas yang diperluas. (Liputan6.com/Matahari Kartika Purusakara)

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pengawas Meta mengeluarkan tanggapan keras usai Meta mengujicoba fitur Catatan Komunitas di Amerika Latin. Mereka meminta perusahaan teknologi raksasa itu tidak mengganti program Pemeriksaan Fakta dengan Catatan Komunitas.

Meta mengakhiri program Cek Fakta di Amerika Serikat (AS) sejak Januari 2025 lalu. Mereka menggantinya dengan Community Notes atau Catatan Komunitas seperti yang digunakan dalam platform X untuk memoderasi konten.

Terbaru program ini sedang diujicoba di 16 negara Amerika Latin yang berbahasa Spanyol. Negara-negara tersebut adalah Argentina, Bolivia, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Ekuador, El Salvador, Guatemala, Honduras, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, dan Venezuela.

"Meta pernah menyampaikan pada kami Catatan Komunitas dan Pemeriksaan Fakta punya tujuan berbeda. Keduanya juga dirancang untuk hasil yang berbeda, bahkan seringkali Catatan Komunitas bergantung pada Pemeriksaan Fakta," bunyi pernyataan Dewan Pengawas Meta dilansir AFP.

"Jadi kami mendesak Meta untuk tidak menganggap catatan komunitas sebagai pengganti langsung untuk pengecekan fakta, dan untuk menggunakan semua alat yang paling tepat untuk mengatasi tantangan misinformasi di platformnya dengan cara yang melindungi kebebasan berekspresi dan mengatasi potensi kerugian."

Sebelumnya Dewan Pengawas Meta menilai rencana perusahaan teknologi itu untuk mengembangkan Catatan Komunitas ke seluruh dunia penuh dengan risiko. Mereka menemukan fitur tersebut tidak berjalan maksimal untuk menekan misinformasi ataupun ujaran kebencian di negara lain.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya