Liputan6.com, Jakarta - Pekan kedua BRI Super League 2026/2027 mempertemukan Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Advertisement
Terkait hal tersebut, Kapolres Metro Depok, Kombes Christian Rony memintta pada suporter kedua klub untuk bisa menjaga kamtibmas.
"Pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas," kata dia saat rapat bersama pendukung Persija The Jakmania dan pendukung Persib Viking di kantornya.
Rony juga meminta kedua suporter mematuhi peraturan, dan menjaga ketertiban selama berlangsungnya laga Persija vs Persib ini.
"Polres Metro Depok akan melaksanakan pengamanan tertutup dan pengamanan terbuka, dibantu oleh aparat TNI dan anggota Brimob," jelas dia.
"Mari kita jaga dan ciptakan pelaksanaan pertandingan dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan kondusif," sambungnya.
Sementara, meski duel sarat gengsi, Viking Depok menegaskan, tak akan hadir di GBK sebagai bentuk komitmen menjaga kondusifitas selama laga berlangsung.
"Kami dan sejumlah Viking Depok pendukung Persib lainnya sudah berkomunikasi, memilih tidak datang ke stadion demi kondusivitas keamanan bersama," kata salah satu Viking Depok, Agung.
Agung mengimbau masyarakat tidak menggelar nonton bareng (nobar) di tempat umum untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Tidak ada nobar pertandingan demi mencegah adanya gangguan kamtibmas," tutur dia.
"Kami ingin kota ini (Depok) kondusif, kami ingin menunjukan bahwa kami supporter yang dewasa, patuhi peraturan, jaga kota kita ini," sambungnya.
Strategi Aparat Amankan Amankan Persija vs Persib di SUGBK
Sebelumnya, Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono menyebut pengamanan disusun untuk mengantisipasi potensi gangguan sebelum, saat, dan setelah pertandingan.
Selain jajaran Polda Metro Jaya, pengamanan turut melibatkan Kodam Jaya dan unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Dalam kegiatan pengamanan pertandingan antara Persija melawan Persib, jajaran Polda Metro bersama Kodam Jaya dan unsur dari Pemprov DKI melaksanakan kegiatan pengamanan dengan jumlah 17.800 personel," ujar Dekananto dalam Apel Siaga Jakarta bersama The Jakmania di kawasan GBK, Jumat (11/9/2026).
Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, kepolisian melakukan koordinasi lintas wilayah bersama Polda Jawa Barat dan Polda Banten. Skema penyekatan disiapkan di akses masuk menuju Ibu Kota sebagai langkah preventif pada hari pertandingan.
"Kami bekerja sama dengan Polda Jabar dan Polda Banten untuk melakukan kegiatan penyekatan sebagai bentuk antisipasi," tutur Dekananto.
Tiga titik yang akan diperketat pengawasannya mencakup Tangerang Kota (Banten), Karawang, dan Bogor (Jawa Barat). Penyekatan di tiga perbatasan utama itu diarahkan untuk mengatur mobilitas pendukung yang hendak menuju area GBK.
Suporter Tamu Dilarang Hadir di GBK
Regulasi pertandingan mengacu pada aturan yang diterbitkan Mabes Polri dan mengadopsi standar FIFA. Dalam ketentuan tersebut, pendukung Persib Bandung dipastikan tidak diperkenankan mengawal timnya langsung di SUGBK.
"Sesuai dengan regulasi FIFA, dalam pertandingan ini suporter dari Persib dilarang untuk hadir di GBK," tegas Dekananto.
Kebijakan yang sama akan berlaku secara resiprokal. Jika Persija menjalani laga tandang ke markas Persib di Bandung pada putaran lainnya, The Jakmania juga tidak diizinkan hadir di stadion. Di akhir keterangannya, kepolisian menyampaikan apresiasi atas ikrar ketertiban yang disampaikan pengurus dan anggota The Jakmania. Pihaknya optimistis dukungan untuk Macan Kemayoran dapat disalurkan secara tertib hingga laga berakhir.