Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan antara lain minyak, gula, dan beras masih stabil, kecuali telur ayam. Seorang pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jawir (27), membeberkan harga gula dan minyak yang masih stabil.
"Gula masih Rp 19 ribu (per kg), masih anteng. Minyak curah Rp 22 ribu, masih anteng," tutur dia, Jumat, (11/9/2026).
Advertisement
Sementara, harga beras dijual di kisaran Rp 13 ribu hingga Rp 15 ribu per kg, tergantung kualitasnya. Satu-satunya harga yang naik menurut Jawir adalah telur.
"Telur Rp 28 ribu (per kg). Naik. Kalau telur mah bertahap. Kemarin Rp 26 ribu (per kg)," ujar dia.
Harga pangan protein lainnya, yakni daging ayam dan daging sapi juga masih tinggi. Lantaran, daging ayam sudah dua bulan lebih dipatok di harga Rp 50 ribu per kg. Seorang pedagang daging ayam, Mawan, juga menuturkan kemungkinan harga ini bergantung dengan kebijakan menteri terkait.
“Sudah dua bulan lebih. Mungkin dari menteri-menterinya,” ucap Mawan saat ditemui Liputan6.com.
Selain itu, harga daging sapi belum juga turun di Rp 150 ribu per kg. Harga ini sudah bertahan sejak Idulfitri hingga sekarang. Harga daging sapi tidak begitu terpengaruh dari faktor impornya, lantaran yang impor maupun lokal dipatok di harga yang sama.
“Impor itu hampir sama sama lokal,” kata seorang penjual daging sapi di Pasar Kebayoran Lama, Alfath (60).
Berikut adalah daftar lengkap harga sembako di Pasar Kebayoran Lama, Jumat pagi:
Daftar Harga Sembako dan Bahan Pangan Protein
Beras kualitas medium: Rp 15.000 per liter
Beras kualitas rendah: Rp 13.000 per liter
Minyak goreng: Rp 22.000 per kg
Gula pasir: Rp 19.000 per kg
Daging Sapi: Rp 150.000 per kg
Telur Ayam: Rp 28.000 per kg
Daging Ayam: Rp 50.000 per ekor