Profil Clara Langkat, Curi Perhatian di Dangdut Academy 8 Lewat Paras Cantik & Penampilan Prima

Clara Langkat membawa misi untuk mengangkat deraja orang tua di kampung halaman lewat Dangdut Academy 8.

oleh Umar Syarifuddien SjadjaahDiterbitkan 10 September 2026, 20:24 WIB
Clara Langkat © KapanLagi.com/Budy Santoso

Liputan6.com, Jakarta - Clara Langkat jadi salah satu academia yang mencuri perhatian di Dangdut Academy 8. Seperti diketahui, Dangdut Academy seolah tak pernah absen menghadirkan talenta-talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia. Clara yang berasal dari Langkat, Sumatera Utara, yang tampil dengan kemampuan vokal menjanjikan.

Clara Langkat menjadi salah satu sosok yang menarik perhatian berkat penampilan prima di atas panggung. Tak hanya kemampuan bernyanyi, paras cantik dan pembawaannya saat tampil turut membuat Clara semakin mudah dikenali oleh penonton Dangdut Academy 8.

Perjalanan Clara di panggung D'Academy 8 menjadi kesempatan baginya untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi sebagai penyanyi dangdut. Berhadapan dengan peserta lain yang datang dari berbagai daerah, Clara dituntut untuk terus memberikan penampilan terbaik di setiap kesempatan.


Penampilan di Dangdut Academy 8

Di atas panggung, Clara tidak hanya mengandalkan suara merdu. Ia juga berusaha menampilkan ekspresi, penghayatan, serta gestur yang sesuai dengan lagu yang dibawakan. Hal tersebut menjadi bagian penting bagi seorang penyanyi untuk membangun komunikasi dengan penonton.

Penampilan Clara yang prima juga menjadi salah satu alasan dirinya mencuri perhatian. Setiap kesempatan tampil dimanfaatkan untuk memperlihatkan kemampuan vokalnya sekaligus membuktikan bahwa dirinya layak bersaing dengan para Academia lainnya.

Selain kemampuan bernyanyi, paras cantik Clara turut menjadi daya tarik tersendiri. Penampilannya yang menawan membuat sosok Clara semakin mudah mendapat perhatian, terutama ketika dirinya berada di atas panggung.


Perjuangan untuk Keluarga di Kampung Halaman

Kedua orang tua Clara diketahui bekerja sebagai buruh cuci karpet, termasuk mencuci karpet untuk acara pernikahan. Clara pernah mengungkap bahwa pekerjaan tersebut menjadi salah satu perjuangan orang tuanya untuk menghidupi keluarga.

Bahkan, Clara menyebut orang tuanya mendapat bayaran sekitar Rp1.500 per orang untuk satu karpet berukuran 11 meter. Jika ayah dan ibunya mengerjakan satu karpet bersama, penghasilannya sekitar Rp3.000. Dalam sehari, orang tua Clara disebut bisa mencuci hingga sekitar 80 karpet.

Clara kemudian menjadikan perjuangan kedua orang tuanya sebagai motivasi untuk mengikuti D'Academy 8. Ia bahkan mempersembahkan Golden Ticket yang diraihnya untuk kedua orang tuanya.


Lolos Dari Top 21

Saat ini, perjalanan Clara juga cukup menonjol. Ia tercatat sebagai peserta Top 21 dan berada di Grup 3 bersama Alexa, Rangga, Ari, dan Melani. Pada babak tersebut, Clara menunjukkan performa kuat dan meraih tiga standing ovation ketika membawakan "Habis Gelap Terbitlah Terang" karya Rhoma Irama. Berkat penampilannya yang prima, Clara dinyatakan lolos ke babak selanjutnya.

Udah nentuin mau dukung siapa di Dangdut Academy 8? Salah satu caranya, kamu bisa beli Vidio Koins buat virtual gift lewat link berikut. Promo ini khusus buat pengguna Android, jadi buruan cek sebelum kehabisan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya