Liputan6.com, Jakarta - Wayne Rooney soroti aktivitas Manchester United pada bursa transfer musim panas sekaligus awal musim Setan Merah. Legenda klub tersebut bahkan mengidentifikasi dua kesalahan yang menurutnya dilakukan manajemen dalam membangun skuad untuk musim 2026-2027.
Manchester United memang kembali melakukan investasi besar setelah sebelumnya memperkuat lini serang. Kali ini, perhatian klub beralih ke lini tengah dengan mendatangkan Carlos Baleba, Andrey Santos, dan Youri Tielemans. Ketiganya direkrut dengan total biaya mencapai £150 juta.
Advertisement
Namun, aktivitas transfer tersebut tetap belum berada di bawah ekspektasi. Manchester United gagal mendapatkan sejumlah target utama seperti Elliot Anderson dan Mateus Fernandes, sementara tidak ada rekrutan besar lain yang didatangkan pada musim panas ini. Kondisi tersebut kemudian menjadi sorotan sang legenda dalam evaluasinya terhadap kebijakan transfer klub.
Dua Sektor Jadi Lubang
Kekhawatiran soal komposisi skuad Manchester United juga datang dari lini pertahanan. Klub gagal mendatangkan bek kiri baru pada musim pana ini meski sempat menjalin komunikasi terkait kepindahan Lewis Hall, Alejandro Balde, dan Rayan Ait-Nouri.
Rooney menilai posisi masih jadi masalh dalam hal persaingan dan kedalaman skuad. Menurutnya, Setan Merah belum memiliki opsi yang cukup untuk membuat persaingan di posisi tersebut berjalan lebih kompetitif sepanjang musim.
Selain itu, Rooney melihat Manchester United masih membutuhkan seorang penyerang tengah baru. Ia berharap klub mendatangkan pemain yang dapat bersaing langsung dengan Benjamin Sesko sekaligus menambah kedalam di lini depan.
Kedatangan Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui Masih Belum Cukup
Rooney mengaku Luke Shaw tampil impresif saat menghadapi Everton. Namun, ia menilai Manchester United tetap membutuhkan tambahan pemain di posisi bek kiri jika benar-benar ingin bersaing di papan atas Premier League. Kedatangan Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui sebagai opsi juga belum cukup untuk membuat kedalaman skuad di posisi tersebut.
Menurut Rooney, terlalu banyak pemain Manchester United yang seharusnya bermain di posisi yang bukan di posisi asli mereka. Situasi tersebut dinilai dapat menjadi masalah ketika Setan Merah harus menjalani jadwal pada di berbagai pertandingan.
Rooney pun menegaskan bahwa posisi bek kiri merupakan masalah besar bagi Manchester United. Ia khawatir dua kebutuhan yang tidak terpenuhi pada bursa transfer, yakni penyerang tengah dan bek kiri, dapat menghambat performa Setan Merah, terutama ketika mereka kembali bersaing di Liga Champions.