Menjelang Pembukaan, Jepang Bahas Izin Masuk Atlet Korea Utara untuk Asian Games 2026

Jepang menimbang izin masuk bagi atlet Korea Utara di Asian Games 2026. Kontingen diperkirakan 180 orang dengan andalan angkat besi dan gulat.

oleh Arif Anggara MulyaDiterbitkan 09 September 2026, 19:17 WIB
Asian Games 2026. (Bola.com/Asian Games 2026).

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang pembukaan Asian Games 2026 akhir bulan ini, pemerintah Jepang tengah menimbang untuk mengizinkan atlet Korea Utara dan pihak terkait memasuki wilayahnya, dilansir dari Japan Today yang mengutip Kyodo News, Senin.

Menurut sumber pemerintah Jepang yang dikutip media tersebut, larangan masuk bagi warga Korea Utara pada prinsipnya masih berlaku sebagai bagian dari sanksi terhadap program pengembangan nuklir dan rudal Pyongyang.

Meski begitu, Jepang pernah membuka pengecualian untuk kegiatan olahraga. Jepang dan Korea Utara tidak memiliki hubungan diplomatik.


Kontingen Sekitar 180 Orang, Fokus Angkat Besi dan Gulat

Gambar yang diambil pada 8 September 2025 ini memperlihatkan seorang wanita berjalan melewati iklan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya, prefektur Aichi. (Yuichi YAMAZAKI/AFP)

Sumber dari organisasi warga Korea pro-Pyongyang di Jepang memperkirakan kontingen Korea Utara untuk Asian Games Aichi–Nagoya pada 19 September hingga 4 Oktober berjumlah sekitar 180 orang.

Jumlah tersebut akan menjadi salah satu delegasi terbesar yang pernah dikirim Korea Utara untuk mengikuti ajang olahraga di Jepang.

Korea Utara memiliki sejumlah atlet yang dipandang sebagai kandidat peraih medali emas, terutama dari cabang angkat besi dan gulat.

Di sepak bola, tim putri Korea Utara dinilai berkembang setelah klub berbasis di Pyongyang menjuarai Liga Champions Asia pada Mei.


Preseden Izin dan Absennya di Tokyo 2021

Selain atlet dari Pyongyang, dua warga Korea yang tinggal di Jepang dan berstatus atlet diperkirakan turut bergabung dalam delegasi Korea Utara pada Asian Games.

Pada 2024, pemerintah Jepang mengizinkan atlet Korea Utara datang untuk mengikuti kualifikasi final sepak bola putri zona Asia menuju Olimpiade Paris.

Sebaliknya, pada Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2021, Korea Utara tidak mengirimkan tim dengan alasan pandemi COVID-19.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya