Dua Pendaki Hilang di Gunung Agung Ditemukan di Ketinggian 2.000 Mdpl

Putu mengatakan, pencarian menghabiskan waktu sekitar 4 jam dengan menembus cuaca buruk.

oleh Hermawan ArifiantoDiterbitkan 09 September 2026, 18:42 WIB
Tim SAR Gabungan evaluasi dua pendaki yang tersesat di Gunung Agung Bali. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Tim SAR Gabungan menemukan dua pendaki yang tersesat di lereng Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali. Korban ditemukan selamat di ketinggian 2.000 mdpl pada Rabu (9/9/2026) pukul 13.30 WITA setelah bertahan semalaman di area terjal di luar jalur resmi.

​Menurut Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Bali, kedua pendaki tersebut diketahui memulai pendakian sejak Selasa (8/9) sore sekitar pukul 17.30 WITA.

"Laporan hilangnya korban baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Rabu pagi pukul 08.25 WITA setelah keduanya tak kunjung kembali dan kehilangan arah," ujarnya, Rabu (9/9/2026).

​Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menerjunkan Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir titik-titik rawan. Berdasarkan analisis jejak dan koordinat terakhir, tim mencurigai posisi korban mengarah ke kawasan Telung Buana. Sehingga pada pukul 12.00 WITA, penyisiran dimulai dari kawasan Pura Telaga Mas.

"Selang 15 menit, lima pemandu lokal menyusul naik melalui Pura Pasar Agung untuk memperkuat pencarian," tambahnya.

Putu mengatakan, pencarian menghabiskan waktu sekitar 4 jam dengan menembus cuaca buruk berupa hujan ringan, kabut tebal, serta jarak pandang yang sangat terbatas.

​"Pendaki ditemukan di antara Sungai Lebih dan Sungai Telung Buana pada ketinggian 2.000 mdpl. Kondisi medan sangat ekstrem dan curam karena berada di luar jalur pendakian resmi. Korban dalam keadaan selamat namun mengalami kelelahan fisik," paparnya.

 

Percepat Proses Penanganan

Tim SAR Gabungan evaluasi dua pendaki yang tersesat di Gunung Agung Bali. (Dok. Istimewa)

​Untuk mempercepat proses penanganan, sebanyak lima personel tambahan diberangkatkan pukul 15.45 WITA guna menyuplai logistik serta memperkuat tim evakuasi di lapangan. Korban perlahan dituntun turun menuju titik kumpul utama.

"​Seluruh rombongan berhasil tiba di area parkir Pura Pasar Agung pada pukul 16.45 WITA. Tim medis dari Puskesmas Selat langsung memberikan penanganan darurat di lokasi. Setelah dipastikan stabil, kedua pendaki diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa kembali ke Denpasar," paparnya.

​Penyelamatan ini melibatkan elemen gabungan yang terdiri dari Pos SAR Karangasem, BPBD, TNI/Polri, Damkar, Puskesmas Selat, serta asosiasi pemandu lokal seperti KUPS Pasar Agung, Karangasem Trekking Association (KATA), dan Kelompok Pemandu Pengubengan.

 

Imbauan untuk Publik

Tim SAR Gabungan evaluasi dua pendaki yang tersesat di Gunung Agung Bali. (Dok. Istimewa)

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengingatkan publik agar tidak meremehkan potensi bahaya saat mendaki gunung.

"Kami menekankan pentingnya persiapan matang, pemantauan cuaca, kepatuhan pada jalur resmi, serta kewajiban menggunakan jasa pemandu lokal terutama bagi pendaki pemula," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya